Bupati Ade Kucurkan Rp 2 Milyar Untuk Usaha Kaum Ibu

Kamis, 03 Oktober 2019 20:43 D. Farhan Kamil Daerah

Bupati Ade Kucurkan Rp 2 Milyar Untuk Usaha Kaum Ibu

 

Koropak.co.id - Tidak lama lagi, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya akan mengucurkan bantuan dana segar sebesar Rp 2 milyar, yang akan digulirkan kepada para perempuan di desa-desa melalui program Perwira (Perempuan Wirausaha) Desa.

Melalui program tersebut, perempuan terutama jemaah pengajian di masjid-masjid atau majelis taklim, didorong mampu membuka usaha untuk menunjang perekonomian di dalam keluarganya dengan memanfaatkan semaksimal mungkin bantuan permodalan yang disalurkan.

Pemerintah berharap stimulan tersebut memicu dan memacu tumbuhnya usaha-usaha baru yang dapat menciptakan kehidupan perekonomian lebih baik dengan memanfaatkan pinjaman modal usaha tanpa agunan dan tanpa bunga. Terpenting dengan digulirkannya Perwira Desa, masyarakat desa dapat terhindar dari jeratan rentenir yang kian menjamur di tatanan kehidupan masyarakat.

Bupati Tasikmalaya, H. Ade Sugianto menuturkan untuk Perwira Desa, pihaknya telah bekerjasama dengan instansi lain termasuk  bank bjb. Untuk tahap awal, bantuan modal akan diberikan sebesar Rp 1 Juta.

"Untuk menentukan siapa yang patut mendapat bantuan permodalan ini, nanti saya meminta kepada Ketua RT untuk mengusulkan nama calon penerima dari kalangan fakir miskin," ujar Bupati seusai menyerahkan bantuan operasional untuk 186 masjid jami dan bantuan serta beasiswa bagi 558 marbot, guru ngaji, imam masjid dan santri berbasis masjid dari 7 kecamatan, yang dipusatkan di Aula Pondok Pesantren Nurul Hasanah Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (3/10/2019).

 

Beli Produk Fashion Cardinal, Bisa Dapat Handphone

 

Baca : DMI Kabupaten Tasikmalaya Salurkan Bantuan Tahap Dua

Selain menggarap program Perwira Desa, Pemkab Tasikmalaya saat ini mulai menggarap pembuatan ensiklopedia pesantren, serta merancang pesantren online Kabupaten Tasikmalaya.

"Kita ingin membangun basis data pesantren yang eksis hari ini dengan segala latar belakang sejarahnya. Kita ingin dunia mengetahui bahwa sebutan Tasikmalaya sebagai kota seribu pesantren itu benar-benar tergambarkan secara gamblang di ensiklopedia tersebut," ucapnya.

Sasaran yang paling penting, ucap Ade, setiap program bantuan yang akan digulirkan pemerintah untuk pesantren, benar-benar terukur dan tepat sasaran.

"Kita ingin dunia pesantren di Kabupaten Tasikmalaya hari ini ke depan, betul-betul tumbuh serta berkembang dan pemerintah hadir di dalamnya dengan segala keterbatasan yang ada, untuk sebesar-besarnya kemaslahatan umat," katanya.*

 

Baca pula : DMI Kabupaten Tasikmalaya Dukung BJB Mesra