Aksi Solidaritas Pewarta Diwarnai Pentas Seni

Kamis, 03 Oktober 2019 22:40 Erni Nur'aeni Daerah

Aksi Solidaritas Pewarta Diwarnai Pentas Seni


Koropak.co.id - Sekumpulan jurnalis se-Priangan Timur menggelar aksi solidaritas menyoroti hal-hal yang tengah terjadi di Indonesia. Aksi solidaritas yang digelar di Alun-alun Kota Tasikmalaya, Rabu (2/10/2019) itu menjadi ajang untuk menyuarakan penolakan atas tindakan represif yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab dalam aksi demo yang belakangan terjadi.

Selain berkumpul dan bersilaturahmi, kegiatan diisi dengan diskusi-diskusi mengenai kejadian yang dialami oleh beberapa jurnalis Tanah Air yang harus mengalami kondisi tidak mengenakan saat bertugas di lapangan, seperti yang dijelaskan oleh salah seorang jurnalis dari Aliansi Jurnalis Independen Bambang Arifianto.

"Bagaimanapun juga, para jurnalis bekerja dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999," ucap Bambang saat dikonfirmasi Koropak, Kamis (3/10/2019).

Tidak hanya itu, aksi solidaritas pun diisi dengan acara hiburan mulai pembacaan puisi, teatrikal, musikalisasi puisi serta pernyataan sikap jurnalis.

 

Koropak.co.id - Aksi Solidaritas Pewarta Diwarnai Pentas Seni (2)

 

Baca : Satu Jam Sastra Beri Ruang Bagi para Penyair Puisi di Kota Tasikmalaya

Koordinator lapangan sekaligus pewarta foto Adeng Bustomi mengatakan kegiatan tersebut murni atas kesadaran dari insan jurnalis, tanpa adanya paksaan atau dorongan untuk berpartisipasi.

"Aksi yang dilaksanakan saat ini adalah murni tanpa paksaan atau dorongan dari siapapun. Namun kami sangat bangga karena antusiasnya sangat luar biasa," ujarnya.

Adapun pernyataan sikap yang dibacakan insan jurnalis mengacu kepada oknum aparat yang melakukan tindakan represif kepada mahasiswa maupun jurnalis saat aksi unjuk rasa dewasa ini.

"Segala bentuk tindak represif yang dilakukan terhadap jurnalis menjadi pertanyaan besar, apakah ini menjadi jalan penyelesaian? Selain menyuarakan tindak represif, kami juga menyuarakan kebebasan pers yang saat ini sedang dibungkam," ujarnya.*

 

Baca pula : Kritik Penanganan Represif, Mujahid 212 Gelar Aksi Demonstrasi

 


Berita Terkait