Bupati Pantau Gerak Gerik RSUD SMC Secara Digital

Minggu, 06 Oktober 2019 16:50 D. Farhan Kamil Daerah

Bupati Pantau Gerak Gerik RSUD SMC Secara Digital

 

Koropak.co.id - Di era digitalisasi seperti sekarang ini, Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto, dengan mudah dapat memantau seluruh kegiatan kemedikan yang terjadi secara real time di RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya hanya dalam genggaman. Bahkan melalui aplikasi yang telah terinstal di telepon genggam miliknya, Bupati dapat mengetahui langsung ketika ada pasien yang tidak mendapat tindakan atau berada di ruang instalasi gawat darutat melebihi 6 jam.

Selian mampu mengukur kinerja rumah sakit dalam melayani pasien, bupati juga dapat mengetahui secara pasti kamar mana yang terisi dan kosong. Artinya, cerita kasus pasien miskin terlantar di IGD tanpa tindakan gara-gara ruangan penuh padahal kenyataannya masih ada ruang kosong, dapat terantisipasi.

"Semua terekam secara digital dan real time. Saya terapkan sistem pengawasan berbasis teknologi ini, sebagai upaya pemerintah menjamin keterwujudan pelayanan kesehatan yang profesional dan berkeadilan kepada masyarakat," kata Ade, Minggu (6/10/2019).

 

Koropak.co.id - Bupati  Pantau Gerak Gerik RSUD SMC Secara Digital (2)


Baca : RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya Tetap Terpercaya dan Profesional


Di samping meningkatkan profesionalisme kerja insan RSUD SMC sebagai bagian pembangunan kesehatan masyarakat, Bupati juga menginisiasi terwujudna Tasik Gesit melalui saluran panggilan 119. melalui saluran ini, keluarga pasien cukup mengetik 119, dan tim medis akan langsung mendatangi pasien.

"Kita siapkan tim khusus/dokter yang standby 24 jam untuk melakukan layat rawat. Tasik Gesit ini ditunjang dengan ketersediaan empat ambulan berbasis GPS yang ditempatkan di empat puskesmas. Selain itu juga kita tempatkan motor ambulance juga berbasis GPS di seluruh Puskesmas. Semua layanan ini bersifat gratis bagi masyarakat, tetapi menjadi keuntungan besar bagi paramedis karena bakal mengantongi poin setiap layat rawat," tutur Ade.

Bupati berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan 119 yang akan segera dilounching ini secara baik dan bijak. "Ari mung saukur galingging panas tiris, panas patuangan atanapi nyeri waos mah, teu kedah ka 119. cekap we atuh balanja obat ka warung tatanggi bari sakantenan silaturahmi," ujarnya.

Ditambahkan, pemerintah juga secara bertahap akan memberikan bantuan mobil ambulance ke beberapa pesantren di Kabupaten Tasikmalaya dan seluruhnya terintegrasi ke Tasik Gesit. "Untuk sementara ini kita tempatkan 4 ambulan di pesantren yang berada di 4 wilayah berbeda di Kabupaten Tasikmalaya," ucapnya.*


Baca : Pertama di Priangan Timur RSUD SMC Kini Punya Klinik TB MDR

 


Berita Terkait