Jutaan Uang Palsu Dimusnahkan Kejari Kabupaten Tasikmalaya

Rabu, 09 Oktober 2019 22:34 D. Farhan Kamil Daerah

Jutaan Uang Palsu Dimusnahkan Kejari Kabupaten Tasikmalaya


Koropak.co.id - Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya memusnahkan puluhan barang bukti hasil kejahatan selama periode Januari hingga Agustus 2019, dengan cara dipotong dan dibakar. Pemusnahan dilakukan di halaman depan kantor Kejari Kabupaten Tasikmalaya Jalan Raya Mangunreja Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (9/10/2019).

Barang bukti tersebut terdiri dari narkotika jenis ganja dan sabu-sabu, psikotropika jenis obat yang dilarang diedarkan, uang palsu (upal), senjata tajam, pakaian pelaku tindak pidana asusila, dan beberapa unit handphone berbagai merek hasil sitaan dari pelaku kasus narkotika.

Acara pemusnahan barang bukti tersebut, dihadiri Plh Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Kapolres Tasikmalaya, Dandim 0612 Tasikmalaya, jajaran BNN Tasikmalaya dan BI Perwakilan Tasikmalaya.

"Ini merupakan barang sitaan dari kasus-kasus tindak pidana yang dinyatakan telah incraht/inkrah oleh pihak Pengadilan Negeri (PN)," kata Kepala Kejari (Kajari) Kabupaten Tasikmalaya, Sri Tatmala Wahanani, SH.

 

Koropak.co.id - Jutaan Uang Palsu Dimusnahkan Kejari Kabupaten Tasikmalaya (3)

 

Baca : Uang Palsu Senilai Ratusan Juta Dimusnahkan

Disinggung soal upal, Kajari menyebutkan, pihaknya berhasil menyita sebanyak Rp 41.275.000 terdiri dari pecahan seratus ribuan sebanyak 171 lembar, kemudian pecahan 50 ribu 483 lembar, 10 ribu sebanyak 7 lembar dan pecahan 5 ribu sebanyak 1 lembar.

"Pelaku pemalsuan uang ini sudah divonis selama dua tahun," ujarnya.

Menyikapi kasus upal, Plh Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Iin Aminudin berharap tidak terulang kasus serupa di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Masyarakat yang awam untuk membedakan mana asli dan upal rentan menjadi korban pelaku pengedaran upal.

"Langkah penegak hukum terhadap kasus upal patut diapresiasi. Kita berharap pelaku ditindak seberat-beratnya sesuai ketentuan agar menimbulkan efek jera," ujarnya.

Ia juga berharap kepada pihak terkait untuk melakukan sosialisasi secara masif dan berkesinambungan tentang uang. Sehingga masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya penggunaan upal, yang kini semakin mirip dan sulit untuk dibedakan bagi kalangan masyarakat awam.*

 

Baca pula : Banyak Beredar Uang Palsu, Genbi Ingatkan Masyarakat Waspada

 


Berita Terkait