Dewan Sambut Kunker DPRD Kabupaten Banjarnegara

Jum'at, 11 Oktober 2019 09:00 Dede Hadiyana Parlemen

Dewan Sambut Kunker DPRD Kabupaten Banjarnegara


Koropak.co.id - Guna menyempurnakan konten-konten dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Agama di Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah, Komisi I DPRD Kabupaten Banjarnegara melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke DPRD Kota Tasikmalaya, Jalan RE Martadinata Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (10/10/2019).

Dalam kesempatan tersebut, rombongan yang melaksanakan studi komparasi terkait Perda Agama ke Kota Tasikmalaya, disambut baik oleh DPRD Kota Tasikmalaya yang diwakili oleh Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Tasikmalaya, H. Nurul Awalin didampingi Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kota Tasikmalaya H. Dayat Mustofa.

Dijumpai Koropak selepas menerima studi komparasi, Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kota Tasikmalaya H. Dayat Mustofa menilai studi komparasi yang dilaksanakan oleh DPRD Kabupaten Banjarnegara ke DPRD Kota Tasikmalaya menunjukkan bahwa Kota Tasikmalaya dinilai memiliki kualitas lebih berkenaan dengan Perda yang berkaitan dengan agama.

"Kunjungan ini membahas tentang Perda Agama, jika di Kota Tasikmalaya ini Perda Tata Nilai. Memang sudah seharusnya kunjungan seperti ini dilakukan karena masalah yang berkaitan tentang agama itu sangat sensitif," ujarnya.

 

Koropak.co.id - Dewan Sambut Kunker DPRD Kabupaten Banjarnegara (2)

 

Baca : Dewan Kaji Laporan Rusunawa Belum Berizin

 

Dikatakan Dayat, sama halnya seperti di Kota Tasikmalaya, untuk membuat Perda Tata Nilai seperti sekarang ini tidak langsung terbentuk. Bermula dari desakan para kiai dan alim ulama dengan situasi bahwa Kota Tasikmalaya ini memiliki julukan Kota Santri dan Kota Religi.

"Akan tetapi, seiring kemajuan zaman, dengan banyaknya mal dan tempat hiburan menjadikan para ulama dan kiai mendesak untuk membuat Perda Tata Nilai di Kota Tasikmalaya," katanya.

Sebelumnya, di Kota Tasikmalaya sendiri difokuskan kepada satu agama yaitu agama Islam, sedangkan pada kenyataannya banyak agama yang dianut di tengah masyarakat Kota Tasikmalaya sehingga Perda Tata Nilai disempurnakan lagi agar turut berkaitan dengan sikap toleransi antar agama.*

 

Baca pula : Dewan Bangga Sumur Gede Jadi Percontohan Lembur Madani

 


Berita Terkait