Promosi Tidak Akan Maksimal Jika Pameran Kreatif Hanya 3 Hari

Senin, 14 Oktober 2019 16:40 Eris Kuswara Daerah

Promosi Tidak Akan Maksimal Jika Pameran Kreatif Hanya 3 Hari

 

Koropak.co.id - Walikota Tasikmalaya, Drs H Budi Budiman membuka secara langsung Pameran Seni dan Gelar Budaya Tasikmalaya Oktober Festival (TOF) 2019 yang dilaksanakan di Lapangan Dadaha Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya, Minggu (13/10/2019).

Dijumpai Koropak selepas kegiatan, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H Aslim SH mengatakan pelaksanaan pameran yang dilaksanakan selama 3 hari terbilang sebentar. Sehingga promosi produk unggulan dari UMKM di Kota Tasikmalaya dirasa tidak akan maksimal.

"Waktunya harus ditambah lagi meskipun memang akan berkonsekuensi juga terhadap anggaran. DPRD Kota Tasikmalaya juga tentunya dari dulu sudah mendukung pengembangan UMKM di Kota Tasikmalaya. Sesuai dengan visi misinya, Kota Tasikmalaya harus menjadi kota industri dan perdagangan namun tidak menghilangkan nilai-nilai kultur yang dimiliki Kota Tasikmalaya," kata Aslim.

 

Koropak.co.id - Promosi Tidak Akan Maksimal Jika Pameran Kreatif Hanya 3 Hari (2)

 

Baca : Pameran Kreatif, Wujud Eksistensi UMKM Kota Tasikmalaya

 

Ditambahkan Aslim, Hari Jadi Kota Tasikmalaya ini harus bisa menjadi bahan muhasabah atau intropeksi diri bagi seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya. Artinya masyarakat juga harus bisa mewujudkan Kota Tasikmalaya sejahtera lahir dan batin.

"Nantinya juga akan banyak sekali produk-produk baru yang bermunculan di Kota Tasikmalaya sehingga harus dijamin kehalalannya. Karena di Kota Tasikmalaya terdapat 7.000 UMKM kuliner yang semuanya harus memiliki sertifikasi halal agar masyarakat lebih nyaman dan tenang dalam membeli produk," katanya.

Ditambahkan Aslim jangan sampai ada keraguan dari masyarakat karena sertifikasi halal itu bisa dijadikan sebagai alat untuk meyakinkan masyarakat bahwa makanan tersebut benar-benar sehat. Terkait keinginan Walikota Tasikmalaya untuk membuat regulasi larangan pembuangan limbah ke sungai, DPRD Kota Tasikmalaya beranggapan selama hal tersebut untuk mengatur kepentingan masyarakat maka dewan akan mendukung secara penuh.

 

Koropak.co.id - Promosi Tidak Akan Maksimal Jika Pameran Kreatif Hanya 3 Hari (2)

 

Baca pula : Walikota Bangga Pameran Kreatif TOF 2019 Disambut Antusias UMKM

 

"Tetapi harus jelas dahulu kajian dan naskah akademiknya, karena peraturan daerah harus memenuhi 3 unsur yakni yuridis, filosofis dan sosiologis," katanya

Pada artinya, ucap Aslim, persoalan tersebut harus dibawa dan dibahas terlebih dahulu dengan praktisi hukum bersama pemangku kebijakan dan DPRD. Terkait dengan aturannya yang akan dibuat menjadi Perwalkot, Aslim mengharapkan pemerintah bisa menampung terlebih dahulu masukan-masukan dari praktisi hukum, tokoh dan elemen masyarakat lainnya agar perwalkot tersebut bisa diimplementasikan, tidak sekedar hanya menjadi aturan tertulis.

"Agar kekuatan hukumnya bisa lebih kuat, maka kami menyarankan aturan tersebut perlu dibuat menjadi Perda. Jikapun terlaksana, kami akan mendukung," ucapnya.*

 

Baca pula : Pameran Kreatif TOF 2019, Ajang Promosi Produk Unggulan