KH. Ii Abdul Basith Wahab Kembali Nakhodai MUI Kabupaten Tasikmalaya

Kamis, 17 Oktober 2019 16:55 D. Farhan Kamil Daerah

KH. Ii Abdul Basith Wahab Kembali Nakhodai MUI Kabupaten Tasikmalaya

 

Koropak.co.id - Ketua Umum MUI Jawa Barat Prof. Dr. KH. Rachmat Syafe’i, Lc., MA melantik pengurus MUI Kabupaten Tasikmalaya masa khidmah 2019 - 2024 di Gedung MUI Kabupaten Tasikmalaya Desa Cipakat Kecamatan Singaparna, Kamis (17/10/2019).

Berdasarkan hasil Musyawarah Daerah (Musda) MUI Kabupaten Tasikmalaya ke X pada 29 Juli 2019 lalu, KH. Ii Abdul Basith Wahab kembali dinobatkan sebagai Ketua Umum MUI melanjutkan kepemimpinannya pada periode sebelumnya.

Pada acara pelantikan yang dirangkaikan dengan rapat kerja daerah (Rakerda) MUI tahun 2019 itu, mengusung tema Meneguhkan Ajaran Ahlussunnah Wal Jama'ah Menuju Islam Moderat untuk Kedamaian Negeri.

Hadir dalam acara pelantikan antara lain, Asda Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setda Kabupaten Tasikmalaya, Drs. H. Heri Bimantoro mewakili Bupati, Kepala Bappeda DR. H. Iwan Saputra, M.Si, Kepala Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, Drs H Usep Saepudin Muhtar, M.Pd, unsur Muspida Kabupaten Tasikmalaya dan 337 orang peserta Rakerda yang terdiri dari anggota Dewan Pimpinan Daerah MUI Kabupaten Tasikmalaya, pimpinan Pontren, para Kepala KUA dan ketua serta sekretaris MUI kecamatan se-Kabupaten Tasikmalaya.

 

Koropak.co.id - KH. Ii Abdul Basith Wahab Kembali Nakhodai MUI Kabupaten Tasikmalaya (2)

 

"Melalui kepengurusan yang baru ini, kita sama-sama mempunyai harapan besar bahwa ke depan organisasi MUI Kabupaten Tasikmalaya bisa lebih dirasakan kehadirannya bagaikan mata air yang mengalir di hati masyarakat. Sebab apa artinya jika ditinggalkan masyarakat, maka tugas kita adalah membina umat dengan niat bersih dan penuh keikhlasan," katanya.

MUI terang dia, sesuai dengan fungsinya yakni khadimul ummah, pelayan masyarakat dan shodiqul hukumah, diharapkan mampu membangun kerjasama dan bersinergis dengan semua pihak termasuk dengan pemerintah, sebab MUI merupakan mitra pemerintah untuk bersama-sama meneguhkan ajaran Ahlussunnah menuju Islam moderat, yang menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dan persatuan, menegakkan Islam sebagai rahmatan lil 'aalamiin.

"Di zaman modern ini, masyarakat dengan mudah dicekoki oleh informasi-informasi yang dengan atas nama agama tetapi akhirnya hanya melahirkan kebencian, mengoyak persaudaraan dan mengganggu kedamaian umat hingga terjadinya radikalisasi. Maka mari kita sampaikan pemahaman agama yang benar dengan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi," ucapnya,*

 

Baca pula : Inilah Pesan Perdana Ketua MUI Kabupaten Tasikmalaya