Program Pengentasan Kemiskinan di Kota Tasikmalaya Belum Signifikan

Kamis, 17 Oktober 2019 19:22 Adin Wardini Parlemen

Program Pengentasan Kemiskinan di Kota Tasikmalaya Belum Signifikan


Koropak.co.id - Hingga saat ini angka kemiskinan di Kota Tasikmalaya masih tergolong tinggi di Jawa Barat. Oleh karena itu diharapkan Pemerintah Kota Tasikmalaya harus bisa memaksimalkan berbagai program yang digulirkannya untuk dapat mengurangi dan menurunkan angka kemiskinan di Kota Tasikmalaya.

Demikian disampaikan Mantan Anggota DPRD Kota Tasikmalaya periode 2014-2019, H. Ichwan Shafa kepada Koropak selepas mengikuti kegiatan Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-18 Kota Tasikmalaya yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Tasikmalaya Jalan RE Martadinata Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya Jawa Barat, Kamis (17/10/2019).

"Berbagai program untuk mengurangi angka kemiskinan di Kota Tasikmalaya sudah dijalankan meskipun belum spektakuler hasilnya. Namun kami bersyukur sejauh ini sudah ada progres bahwa angka kemiskinan menurun. Hanya saja, sekarang tinggal merumuskan bagaimana optimalisasi pemanfaatannya untuk program-program yang digulirkan pemerintah agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat secara langsung," kata Ichwan.

 

Koropak.co.id - Program Pengentasan Kemiskinan di Kota Tasikmalaya Belum Signifikan (3)

 

Baca : Hari Jadi Kota Tasikmalaya, Banyak PR yang Harus Diselesaikan

Ditambahkan Ichwan, Dalam HUT Kota Tasikmalaya ke-18, sudah sepatutnya seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya bisa bersyukur, karena dengan bertambahnya umur Kota Tasikmalaya semoga bisa menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya, baik dari bidang infrastruktur dan suprastruktur.

"Untuk bisa mewujudkan Kota Tasikmalaya yang lebih maju, tidak hanya pemerintah saja yang harus mengupayakannya. Dibutuhkan dukungan dari berbagai stakeholder dan masyarakat untuk mewujukan Kota Tasikmalaya menjadi Kota Resik Kota Berbudi," ucapnya.

Ichwan berharap, di momentum Hari Jadi ke-18, Kota Tasikmalaya bisa lebih baik lagi, lebih maju serta tumbuh menjadi kota yang "Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur".*

 

Baca pula : Dewan Harapkan Kota Tasikmalaya Jadi Kota Berbudi

 


Berita Terkait