Dinas Sosial Jabar Tinjau Produksi Pipiti di Pamarican

Senin, 21 Oktober 2019 17:24 Opi Supriyati Daerah

Dinas Sosial Jabar Tinjau Produksi Pipiti di Pamarican


Koropak.co.id - Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Pamarican Kabupaten Ciamis nampak bersemangat menyelesaikan orderan pipiti sebanyak 32.000 pipiti dari Dinas Sosial Kalimantan Selatan.

Order tersebut merupakan buah dari kegiatan Gebyar Pesona PKH tahun 2019 yang digelar akhir Agustus 2019 kemarin, yang mendapat dukungan penuh dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat.

Berbincang bersama Koropak, Senin (21/10/2019) Koordinator PKH Kecamatan Pamarican, Iwan Setiawan menuturkan pipiti saat ini mulai kembali diminati masyarakat.

"Beberapa tahun sebelumnya pipiti sempat tenggelam akibat tergerus oleh munculnya wadah yang terbuat dari kantong plastik dan styrofoam," katanya.

Kegiatan produksi pipiti di Pamarican semakin berwarna seiring dengan adanya tinjauan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, yang menyambangi para pengrajin pipiti di Desa Kertahayu Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis, Rabu (16/10/2019).

 

Koropak.co.id - Dinas Sosial Jabar Tinjau Produksi Pipiti di Pamarican (2)

 

Baca : Dinas Sosial Provinsi Jabar Dukung Pemberdayaan KPM PKH Ciamis

 

Dalam kesempatan tersebut, Kordinator PKH Kabupaten Ciamis Wilayah Timur, Putri Dita Silva Kartika Astri, S.S mendampingi Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Dra. Enok Komariah, M. Kes meninjau kegiatan produksi para pengrajin pipiti.

"Kehadiran kami di sini guna memotivasi para KPM PKH yang bergerak di bidang usaha produksi pipiti, dengan harapan mereka lebih semangat dan lebih giat dalam memproduksi pipiti sehingga ke depan mereka semakin sejahtera," tuturnya.

Usai mengunjungi pengrajin peserta PKH, Dinsos Provinsi Jabar melanjutkan tinjauannya dengan melakukan monitoring Pertemuan Peningkatan Kapasitas Keluarga (P2K2) yang menjadi agenda rutin koordinator PKH terhadap KPM PKH.

Pendamping PKH Kecamatan Pamarican, Yudi Riyadi, S.I.Pus menuturkan monitoring tersebut bekerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat, yang merupakan buah sinergi antara PKH dan BKKBN. Dalam P2K2 ada modul yang berkaitan dengan masalah kesehatan dan gizi.

"Pencanangan program keluarga berencana dua anak lebih baik dirasa baik untuk mewujudkan keluarga sejahtera di kalangan penerima program PKH," kata Yudi.*

 

Baca pula : Di Ciamis Bahan Limbah Jadi Potensi Pemberdayaan KPM PKH

 


Berita Terkait