Bupati Tasikmalaya Sambut Kebijakan Presiden Jokowi

Senin, 21 Oktober 2019 20:35 D. Farhan Kamil Daerah

Bupati Tasikmalaya Sambut Kebijakan Presiden Jokowi

 

Koropak.co.id - Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya sangat menyambut gembira dengan kebijakan baru yang digelindinhkan Presiden Joko Widodo, memangkas rentangan hierarki birokrasi yang dinilai saat ini terlalu panjang.

"Itu merupakan upaya Presiden untuk lebih bergerak cepat dengan lebih mengedepankan profesionalitas pegawai, dimana fungsional mendapat tempat dan penghargaan lebih ketimbang struktural. Kami sangat mengapresiasi kebijakan tersebut," kata Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto, Senin (21/10/2019).

Dengan kata lain tutur Bupati, melalui kebijakan itu pemerintah di daerah dapat lebih menekan biaya penyelenggaraan pemerintah, di samping tentunya menjadi ruang dimana pemerintah dapat lebih menghargai potensi-pontensi dan keunggulan personal Sumber Daya Manusia (SDM) secara utuh dan berdampak kepada profesionalisme pelayanan terhadap masyarakat.

Hanya mungkin untuk menyambut diberlakukannya kebijakan Presiden, pemerintah harus mempersiapkan beberapa aspek terutama terkait regulasi yang berhubungan dengan bentuk pengharagaan terhadap tenaga fungsional yang selaras dengan tingkat pelayanan terhadap masyarakat lebih hebat.


Baca : Tahun Ini Pemkab Tasikmalaya Buka Rekrutmen CPNS

Sebagaimana diutarakan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo dalam sambutan di acara pelantikannya sebagai Presiden periode 2019-2024, Ia memastikan penyederhanaan birokrasi akan terus dilakukan secara besar-besaran. Ia akan memangkas hierarki Aparatur Sipil negara (ASN) menjadi dua tingkat saja untuk mewujudkan rantai birokrasi yang lebih sederhana.

Menurutnya, saat ini struktur birokrasi terlalu panjang. Sehingga nantinya jabatan ASN hanya berdasarkan jabatan fungsional yang menuntut keahlian dan kompetensi birokrat.

"Birokrasi yang panjang harus kita pangkas, eselonisasi harus disederhanakan. Di sini ada eselon I, II, III dan eselon IV. Saya minta untuk disederhanakan menjadi 2 level saja, diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian, menghargai kompetensi." kata Jokowi.*


Baca pula : Jokowi-Amin Dilantik, HIPKI Siap Kawal Visi Bangsa

 


Berita Terkait