Tidak Berizin, Pembangunan Tower di Mangkubumi Akan Disegel

Rabu, 30 Oktober 2019 15:39 Eris Kuswara Daerah

Tidak Berizin, Pembangunan Tower di Mangkubumi Akan Disegel


Koropak.co.id - Puluhan warga dari Perumahan Situ Gede Indah dan Kampung Nagrog Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi mendatangi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tasikmalaya, di Bale Wiwitan Jalan Noenoeng Tisnasaputra Nomor 5 Kahuripan, Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya, Rabu (30/10/2019).

Mereka meminta agar dinas terkait dapat segera menyegel tower BTS yang berada di wilayahnya karena tidak memiliki izin serta dapat menimbulkan gejolak di masyarakat.

Dijumpai Koropak selepas kegiatan, Kepala Bidang Tata Bangunan PUPR Kota Tasikmalaya, Toni Antoni menanggapi positif aksi yang dilakukan oleh masyarakat Perum Situ Gede Indah dan Kampung Nagrog. Menurutnya, setiap pembangunan yang dilakukan harus sesuai dengan prosedur, sehingga jika ada yang tidak sesuai maka pihaknya akan menegur keras segala aktivitas pembangunan tersebut.

"Sebenarnya kami juga sudah pernah menegur pihak perusahaan terkait pembangunan tower BTS tersebut pada 2 Juli 2018 lalu agar pembangunannya segera dihentikan. Bahkan kami juga sudah melayangkan surat teguran tertulis pada 14 Agustus 2019 lalu," katanya.

 

Koropak.co.id - Tidak Berizin, Pembangunan Tower di Mangkubumi Akan Disegel (2)

 

Baca : Pol PP Paksa Hentikan Pembangunan Tower

Namun, kata Toni, surat tersebut cenderung tidak diindahkan. Bahkan saat ini, timbul masalah baru. Warga mengkhawatirkan adanya material pembangunan tower yang jatuh dan menimpa warga pada saat pelaksanaan pembangunannya.

"Terkait permintaan warga yang ingin tower tersebut dihentikan dengan jalan disegel, maka kami akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Satpol PP agar permasalahannya dapat terselesaikan dengan baik dan tidak menimbulkan masalah yang baru," katanya.

Toni menuturkan, setelah berkoordinasi, Dinas PUPR Kota Tasikmalaya akan melakukan pengkajian terlebih dahulu terkait dengan masalah pembangunan tower BTS tersebut. Jika dilihat dari aspek pembinaan, Dinas PUPR Kota Tasikmalaya juga sudah melakukan teguran secara lisan, sehingga pada intinya sebelum melakukan pembangunan harus menempuh perizinan terlebih dahulu karena bisa menyangkut berbagai aspek lain seperti lingkungan, sosial dan lainnya.

Sementara itu, Kepala seksi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tasikmalaya, Budi menuturkan, jika dilihat secara peraturan, pendirian tower BTS di Kampung Nagrog dan berbatasan dengan Perum Situ Gede Indah tidak memiliki izin dan kini surat rekomendasi dari tim teknik sudah keluar.

"Setelah melakukan rapat dengan tim teknis, kami siap untuk melakukan tindakan penyegelan. Rencananya untuk eksekusi penyegelannya sendiri akan dilaksanakan pada Jumat (1/11/2019). Namun untuk menjaga kondusifitas di lokasi, maka kami juga akan menurunkan anggota Satpol PP untuk melakukan patroli," tutur Budi.*

 

Baca pula : Jangan Ada Lagi Proyek Mangkrak

 


Berita Terkait