Kedatangan Jenazah Afridza Disambut Ribuan Masyarakat Tasikmalaya

Selasa, 05 November 2019 12:01 Dede Hadiyana Daerah

Kedatangan Jenazah Afridza Disambut Ribuan Masyarakat Tasikmalaya

 

Koropak.co.id - Kedatangan jenazah Afridza Syach Munandar di rumah duka, tepatnya di Perumahan Tamansari Indah Jalan Dahlia II Blok D Nomor 9 Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (4/11/2019) malam, disambut ribuan warga Kota Tasikmalaya.

Demikian halnya dalam perjalanan dari Cargo Jenazah Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. Jenazah Afridza diantarkan dengan mobil jenazah yang dikawal petugas kepolisian. Memasuki Kota Tasikmalaya, ratusan komunitas motor yang telah menanti di titik-titik perbatasan untuk turut mengiringi mobil jenazah menuju rumah duka.

Selain pihak keluarga, tampak hadir Walikota Tasikmalaya Drs. H. Budi Budiman, Wakil Walikota Tasikmalaya Drs. H. Muhammad Yusuf, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto, S.Ik., Komandan Brigif 13/Galuh Kostrad Kolonel Inf Mochamad Mahbub Junaedi, S.Sos., Komandan Lanud Wiriadinata Letkol Pnb M. Pandu Adi Subrata, SH., termasuk Ketua HDCI Tasikmalaya dan ribuan bikers Tasikmalaya yang menyambut kedatangan almarhum.

Ayah Afridza, Irwan Munandar mengaku ikhlas dengan kepergian anak pertamanya yang lebih dahulu menghadap Tuhan. Selain menjadi seorang pembalap, almarhum juga memiliki keinginan untuk membuka usaha cafe sebagai tempat berkumpul bersama temannya.

"Kita akan realisasikan cita-cita Afridza yang ingin membuka cafe sekaligus menjadi museum untuk memamerkan barang-barang milik Afridza, ujar Irwan.

 

Koropak.co.id - Kedatangan Jenazah Afridza Disambut Ribuan Masyarakat Tasikmalaya (2)

 

Baca : Pembalap MotoGP Dunia Ucapkan Duka Bagi Afridza Munandar

Setibanya di halaman rumah, peti jenazah langsung dicium oleh sang ibu, Ersa Maya Sriwenda (44) di salah satu sudut peti jenazah persis di bagian kepala almarhum yang saat itu didampingi suami Irwan Munandar (48). Kedua orangtua almarhum tampak tegar walau terlihat sembab.

Usai dari rumah duka, jenazah pun langsung dibawa ke Masjid Al-Muttaqin di sekitar rumah duka untuk di solatkan sesuai dengan ajaran syariat Islam. Selanjutnya, jenazah pembalap berusia 20 tahun tersebut dibawa ke pemakaman keluarga untuk dikebumikan tepat di samping pusara sang kakek yang juga seorang pembalap motocross di era 70-an.

Sementara itu, Walikota Tasikmalaya Drs. H. Budi Budiman menyampaikan turut berduka dengan kepergian Afridza sebagai pembalap muda yang berbakat dan sebagai putra daerah yang mejadi kebanggaan bangsa Indonesia.

"Alhmarhum sudah mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah balapan motor dunia. Sudah banyak prestasi yang diraih oleh almarhum di balapan motor," kata Walikota.*

 

 


Berita Terkait