Hanya Segelintir Kades di Kabupaten Tasikmalaya Tersangkut Perkara Hukum

Rabu, 06 November 2019 23:19 D. Farhan Kamil Desa

Hanya Segelintir Kades di Kabupaten Tasikmalaya Tersangkut Perkara Hukum

 

Koropak.co.id - Kepala Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya, H. EZ. Alfian menyebutkan, apa yang disampaikan para kades dan eksponen 96, sudah bisa ditarik intisarinya. Kekhawatiran semakin banyaknya kades terjerat kasus hukum dalam mengelola keuangan desa untuk pembangunan, menjadi salah satu sorotan utama para kades.

"Apa yang menjadi permasalahan dan keinginan mereka sudah kita tampung dan kita hargai aspirasinya. Yang jelas permasalahan di desa itu sangat komplek. Salah satunya mereka menyampaikan ada beberapa kades terjerat hukum dan ditangkap aparat. Mereka meminta agar kasus tersebut dikaji ulang. Bahkan mereka meminta agar kades yang sudah dijerat untuk dikembalikan," kata Alfian seusai menghadiri acara audiensi di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (6/11 /2019).

Khusus untuk Inspektorat lanjut Alfian, dalam rangka mengurangi terjadinya pelanggaran pada proses pembangunan di desa-desa, pihaknya sudah melakukan pembinaan secara optimal bahkan bisa dikatakan berlapis.

"Kita terus melakukan pengawasan yang di dalamnya ada audit kinerja, audit investigasi sampai pembinaan. Tujuannya adalah agar tidak terjadi kasus yang menyeret kades ke ranah hukum," ujarnya.

 

Ribuan Perangkat Desa Duduki Gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya

 

Pihaknyapun telah membuka warung konsultasi dan telah disosialisasikan secara luas. Dengan adanya warung ini, para kades bisa melakukan konsultasi jika dalam kegiatan fisik atau pembangunan ada keraguan. Kita sudah nyatakan siap memberikan pendampingan tujuannya supaya pelaksanaan pembangunan di desa, berjalan dengan optimal dan kades aman," tuturnya.

Ditambahkan, secara umum hampir semua kades sudah memahami sistem keuangan desa (Siskeudes), bahkan di Inspektorat pun sudah memasang sistem pengawasan keuangan desa (Siswaskeudes).

"Kita di sini terus mengawasi dan membina dan kades diharapkan melaksanakan aturannya secara total. Preventif lebih baik ketimbang menangani permasalahan yang telah terjadi. Kita yakin para kades kedepan akan lebih baik dan semangat membangun tanpa harus keluar rel," ucapnya. sembari menyebutkan, perlu diketahui bahwa dari 351 desa, hanya segelintir kades yang berurusan dengan hukum. "Artinya penekanan kita kepada para kades adalah ikuti rel yang telah ditentukan," kata Alfian. *

 

Baca : Ribuan Perangkat Desa Duduki Gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya


Berita Terkait