Lagi, Bupati Gaungkan Soal Perwira Desa Dalam Melawan Rentenir

Minggu, 10 November 2019 13:43 D. Farhan Kamil Desa

Lagi, Bupati Gaungkan Soal Perwira Desa Dalam Melawan Rentenir

 

Koropak.co.id - Maraknya peredaran rentenir yang berkedok koperasi ke daerah perdesaan hingga ke pelosok perkampungan akhir-akhir ini, mendorong Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya segera merealisasikan program-program bantuan yang mengarah kepada peningkatan tarap hidup masyarakat khususnya pada bidang ekonomi.

Salah satu upaya memperkecil jumlah korban rentenir dan mempersempit ruang serta gerak pelaku riba berkedok koperasi di tataran masyarakat, Pemkab Tasikmalaya menggulirkan program perempuan berwira usaha (Perwira) Desa.

Meski dengan nilai pinjaman yang terbatas yakni Rp 1 juta per satu orang perempuan, setidaknya warga memiliki kesempatan untuk berusaha tanpa dihantui bayar bunga.

Program tersebut kembali diutarakan Bupati Tasikmalaya H, Ade Sugianto di hadapan ribuan pengurus DKM, guru ngaji atau marbot dan santri di Gedung Dakwah Islamiah (GDI) Kecamatan Cipatujah, dalam rangka Gebyar DMI dan Polres Tasikmalaya dengan agenda menolak radikalisme, Sabtu (9/11/2019).

Hadir pada acara Gebyar DMI zona 6 tersebut, sejumlah kepala SKPD di lingkungan Pemkab Tasikmalaya, muspika dari 6 kecamatan dan jajaran pengurus PD DMI Kabupaten Tasikmalaya serta PC DMI dari 6 kecamatan.

"Pemerintah bekerja sama dengan bank bjb untuk membantu masyarakat yang ingin lepas dari jeratan bank emok. Masyarakat hanya butuh rekomendasi RT kemudian diajukan ke bank emok. Hutang warga ke pihak rentenir akan dilunasi dengan nominal untuk tahap awal tidak melebihi Rp 1 juta. Selanjutnya warga tinggal menyicil ke bank bjb sesuai ketentuan dengan bunga nol rupiah. Tahun depan sudah bisa kita mulai," kata Ade.

 

 

Koropak.co.id - Lagi, Bupati Gaungkan Soal Perwira Desa Dalam Melawan Rentenir (2)


Baca : Bupati Akhiri Program Bagi-Bagi Kadeudeuh Untuk DKM Tahun 2019

Di samping untuk membayar utang, Perwira Desa juga dapat dimanfaatkan untuk permodalan. "Ibu-ibu bisa memanfaatkan semaksimal mungkin untuk usaha dan ini yang diutamakan," ujarnya.

Selain Perwira Desa, Bupati juga menginginkan kepada masyarakat untuk memanfaatkan program Kredit Mesra yang memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pembiayaan mikro.

"Masyarakat tinggal datang ke masjid terdekat yang sudah ditunjuk untuk mendapatkan pinjaman modal dengan nominal Rp 1 sampai dengan 5 juta, lalu meminta rekomendasi dari ketua atau pengurus DKM yang ditunjuk," Tutur Ade.

Ia mengingatkan kepada masyarakat agar tidak tergiur dengan embel-embel proses pinjaman mudah dan cepat dengan nominal tidak seberapa, tetapi pada saat harus mengembalikan dicekik dengan bunga yang tinggi.

Ditambahkan, Ia meminta kepada seluruh RT untuk kembali mendata warga miskin di daerah masing-masing secara intensif dan segera laporkan kepada pihak desa untuk dilaporkan kepada pihak kecamatan. "Saya butuh itu," tegasnya.*


Baca : Waspada Jeratan Rentenir, OJK Edukasi Masyarakat

 


Berita Terkait