Anggota Dewan Kabupaten Tasikmalaya "Ngagerung", Anggarannya Selangit

Sabtu, 16 November 2019 09:01 D. Farhan Kamil Parlemen

Anggota Dewan Kabupaten Tasikmalaya

 

Koropak.co.id - Wajar jika selama ini ada anggapan bahwa anggran untuk DPRD sangat besar dan pihak DPRD pun tidak dapat membantahnya. Padahal sebenarnya, di dalam anggaran tersebut terdapat belanja untuk keperluan Sekretariat DPRD/Setwan (Sekretariat Dewan).

Maka untuk merasionalkan nilai atau angka anggaran DPRD, diperlukan cara berbeda dari yang biasanya yakni pemisahan pos anggaran untuk Setwan dan DPRD. Sebagaimana yang diharapkan Bupati Tasikmalaya.

"Saya beserta rekan-rekan di komisi, telah sepakat untuk mendorong Pemerintah Daerah memisahkan pos Setwan secara keseluruhan dengan pos kegiatan DPRD," kata Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya, H. Demi Hamzah Rahadian, SH., MH, Jumat (15/11/2019).


Baca : Komisi I Dorong Bupati Ade Lahirkan Perbup Yang Dicabut Wagub

Dengan pemisahan itu terang Demi, kebutuhan personel-personel pegawai Setwan dan anggota dewan akan nampak jelas. Di samping itu juga, akan memudahkan Bupati melihat dan mengukur kebutuhan personel-personelnya dalam melayani anggota dewan. Termasuk melihat pos kegiatan DPRD sendiri.

"Kan yang terdengar selama ini baik di tataran pejabat teras atau masyarakat Kabupaten Tasikmalaya, nada-nadanya agak sumbang. Ongkoh anggaran dewan teh gede, tapi loba anggota dewan ngagerung wae,?" tuturnya.

Salah satu contoh adanya item anggaran untuk kegiatan bintek yang sangat besar, Dan ternyata setelah ditelisik, di dalamnya terdapat bintek Setwan. "Maka sampai kapanpun jika pos anggarannya masih bersatu, bintek Setwanpun dianggap kegiatan DPRD," ucapnya.*


Baca : Komisi I Persoalkan Biaya Transportasi Audien Reses

 


Berita Terkait