Di Ciamis, Penyuluh Pertanian Tidak Sebanding Dengan Jumlah Desa

Kamis, 21 November 2019 12:44 Clara Aditia Desa

Di Ciamis, Penyuluh Pertanian Tidak Sebanding Dengan Jumlah Desa


Koropak.co.id - Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis, dedi Bahrudin, S.Pt.,M.Si menuturkan telah terjadi ketimpangan antara jumlah penyuluh pertanian dengan jumlah desa yang ada.

Tercatat dari 267 desa yang ada di Kabupaten Ciamis, hanya ada 172 penyuluh pertanian. Sehingga jika dirata-rata, satu penyuluh pertanian mengelola 2-3 desa.

Oleh sebab itu, diperlukan solusi untuk mengatasi ketimpangan agar ada pemerataan penyuluh sehingga tugas para penyuluh dapat terlaksana dengan baik, dan output yang diharapkan berupa peningkatan produktivitas pertanian bisa tercapai.

Demikian disampaikan Dedi kepada Koropak, Kamis (21/11/2019) saat berbincang di hari kedua pelaksanaan Bimtek Penyuluh Pertanian Swadaya di Aula Balai Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) yang dibuka Rabu (20/11/2019) kemarin.

"Bimtek ini memberikan edukasi bagi para penyuluh swadaya dalam rangka Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP)," katanya.

IPDMIP, kata Dedi, merupakan program pemerintah di bidang irigasi yang bertujuan untuk mencapai keberlanjutan sistem irigasi, baik sistem irigasi kewenangan pusat, kewenangan provinsi maupun kewenangan kabupaten.

 

Koropak.co.id - Di Ciamis, Penyuluh Pertanian Tidak Sebanding Dengan Jumlah Desa (2)

 

Kegiatan ini, kata Dedi, melibatkan tiga dinas. Untuk pemberdayaan masyarakat petani ada di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis, perbaikan irigasi ada di Dinas PUPR dan BBWS, sedangkan satuan kerja pelaksanaan IPDMIP ada di Bappeda.

"Kami berikan pelatihan kepada para penyuluh swadaya. Diharapkan dilatihnya penyuluh swadaya, dapat membantu penyuluh di lapangan untuk menyebar luaskan informasi terkait pembangunan pertanian," katanya.

Di tahun 2020, kata Dedi, para penyuluh swadaya akan melaksanakan pendampingan di desa masing-masing. Diharapkan para penyuluh swadaya bisa mendampingi para penyuluh yang saat ini sangat kekurangan.*


Baca Pula : Meski Dilanda Kemarau Stok Pangan di Kabupaten- Ciamis Masih Aman