Ciamis Sangat Kekurangan Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa

Kamis, 21 November 2019 22:58 Clara Aditia Daerah

Ciamis Sangat Kekurangan Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa


Koropak.co.id - Di lingkup Pemerintah Kabupaten Ciamis, pejabat pengadaan barang dan jasa masih sangat kurang. Tidak dapat dimungkiri hal itu membuat terjadinya ketimpangan seiring dengan kegiatan paket pengadaan barang dan jasa yang sangat cukup tinggi.

Oleh sebab itu, guna meningkatkan jumlah pejabat pengadaan barang dan jasa yang kompeten dan tersertifikasi, Pemkab Ciamis melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ciamis menggelar Diklat dan Ujian Sertifikasi Keahlian Pengadaan Barang dan Jasa yang digelar di Aula BKPSDM Ciamis, Kamis (21/11/2019).

Hadir membuka kegiatan, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya yang berpesan agar para peserta benar-benar mengikuti diklat sehingga bisa lulus ujian. "Kami harapkan tingkat kelulusan dari Bimtek ini bisa tinggi," katanya.

Sementara itu, Kepala Sub Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis dan Sosial BKPSDM Kabupaten Ciamis, Nina Agustinia menuturkan kegiatan Bimtek diikuti 30 peserta dari berbagai SKPD di lingkup Pemkab Ciamis. Setelah lulus ujian, ke depan mereka bisa jadi pejabat pengadaan barang dan jasa dengan mengantongi sertifikat.

"Materi yang dikupas di Bimtek sesuai Perpres Nomor 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa. Dalam Bimtek ini kita menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)," ucapnya.

 

Koropak.co.id - Ciamis Sangat Kekurangan Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa (2)

 

Baca : Di Ciamis, Penyuluh Pertanian Tidak Sebanding Dengan Jumlah Desa

 

Adapun program pembekalan materi yang diaplikasikan dalam Bimtek berupa blended learning. Diawali dengan E-Learning yang dilaksanakan pada 11-19 November 2019, dilanjutkan dengan tatap muka pada 21-22 November 2019, dan terakhir ujian pada 29 November 2019.

"Sejalan dengan target Pak Bupati, kami juga berharap tingkat kelulusan bisa tinggi. Sebab LPPM Unsoed telah berpengalaman 84 kali diklat dengan kelulusan tertinggi hanya 68 persen, dengan rata-rata kelulusan 35 persen. Di Bimtek ini, diharapkan bisa lulus 70 persen jadi menembus rekor tingkat kelulusan tertinggi LPPM Unsoed. Memang bukan hal mudah karena ujian pejabat pengadaan barang dan jasa ini sangat sulit sehingga jarang yang lulus," tutur Nina.*

 

Baca pula : Meski Dilanda Kemarau, Stok Pangan di Kabupaten Ciamis Masih Aman

 


Berita Terkait