Pemuda Pancasila Tuntut Raperda Dana Cadangan Dikaji Ulang

Jum'at, 22 November 2019 20:22 Ahmad Fadlan Parlemen

Pemuda Pancasila Tuntut Raperda Dana Cadangan Dikaji Ulang

 

Koropak.co.id - Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan audiensi bersama DPRD Kota Tasikmalaya terkait dengan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Dana Cadangan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Tasikmalaya, Jumat (22/11/2019).

Dijumpai Koropak selepas kegiatan, Koordinator Lapangan (Korlap) Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya, Edwin Adiwinata menuturkan Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya menyoroti beberapa poin dalam Raperda Dana Candangan yang dinilai berpotensi menghamburkan anggaran. Salah satunya rencana untuk menjadikan Kota Tasikmalaya sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

"Porprov ini merupakan proyek mercusuar yang secara tidak langsung akan mengesampingkan kebutuhan-kebutuhan masyarakat Kota Tasikmalaya yang lebih penting seperti di bidang kesejahteraan masyarakat, pendidikan dan kesehatan," kata Edwin.

 

Koropak.co.id - Pemuda Pancasila Tuntut Raperda Dana Cadangan Dikaji Ulang (1)

 

Baca : Iklim Investasi Di Kota Tasikmalaya Sangat Minim

Ditambahkan Edwin, dengan dibentuknya Raperda tentang Dana Cadangan, maka Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya menyatakan tidak sepakat dan mendesak dewan untuk menghentikan pembahasan Raperda Dana Cadangan.

"Utamakan anggaran untuk program peningkatan kesejahteraan masyarakat, mulai dari pendidikan, hingga kesehatan. Raperda Dana Cadangan berpotensi menghambat percepatan pembangunan-pembangunan di Kota Tasikmalaya, menghamburkan uang rakyat dan rawan dijadikan proyek gelap," ucapnya.

Khusus untuk Pemerintah Kota Tasikmalaya, kata Edwin, Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya berharap agar bisa menimbang kembali keputusan dibentuknya Raperda tentang Dana Cadangan.

"Harusnya mereka bisa melibatkan kami, para organisasi kemasyarakatan sebagai kontrol sosial, sebagaimana tertuang dalam UUD Tahun 1945," ujarnya.*

 

Baca pula : Perda Dibentuk Untuk Optimalisasi Kinerja Pemerintahan Kota Tasikmalaya


Berita Terkait