Walikota Banjar Bacakan Pidato Mendikbud di Hari Guru Nasional

Senin, 25 November 2019 19:28 Clara Aditia Daerah

Walikota Banjar Bacakan Pidato Mendikbud di Hari Guru Nasional


Koropak.co.id - Memperingati Hari Guru Nasional, Pemerintah Kota Banjar melangsungkan upacara sekaligus mendengarkan Pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makarim yang digelar di Lapangan Upacara Taman Kota Banjar, Senin (25/11/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih membacakan pidato Menteri Pendidikan dengan tema "Guru Penggerak Indonesia Maju".

"Guru adalah tugas termulia sekaligus yang tersulit untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi lebih sering diberi aturan dibandingkan pertolongan. Ingin membantu murid yang mengalami ketertinggalan di kelas, tetapi waktunya untuk mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas," kata Menteri Nadiem sebagaimana disampaikan Walikota.

Walikota menambahkan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan berpesan bahwa potensi anak tidak dapat diukur dari hasil ujian, tetapi terpaksa mengejar angka karena didesak berbagai pemangku kepentingan. Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan, namun perubahan tidak dapat dimulai dari atas, semuanya berawal dan berakhir dari guru.

 

Koropak.co.id - Walikota Banjar Bacakan Pidato Mendikbud di Hari Guru Nasional (2)

 

Baca : Refleksi Hari Guru, Banyak Honorer Butuh Perhatian Pemerintah

"Amanat Pak Menteri, besok, di mana pun berada, lakukan perubahan kecil di kelas Anda. Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar. Berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas. Cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas. Temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri. Tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan. Apapun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak," kata Walikota.

Sementara itu, Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana, S.IK melalui Wakapolres Banjar Kompol Drs Ade Najmulloh mengatakan tanpa guru, segenap insan tidaklah akan bisa menjadi apa yang diharapkannya.

"Kami jadi anggota Polri adalah jasa perjuangan para guru. Terimakasih untuk semua guru di Indonesia," ucapnya.*

 

Baca pula : Di Rajadesa Ciamis, Tujuh SD Tidak Memiliki Kepala Sekolah