Tanpa Pendidikan Sejatinya Pemerintah Telah Gagal

Senin, 25 November 2019 21:31 D. Farhan Kamil Daerah

Tanpa Pendidikan Sejatinya Pemerintah Telah Gagal

 

Koropak.co.id - Dapat dibayangkan jika kemudian di Kabupaten Tasikmalaya ini tidak ada guru atau tenaga pendididik, maka proses pendidikan akan berhenti. Dalam kondisi seperti itu, tentu saja ajar mengajar tidak akan berlangsung dengan baik. Maka disitu pemerintah sejatinya telah gagal.

Demikian hal itu diutarakan Bupati Tasikmalaya, H. Ade Sugianto didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tasikmalaya, Hj. Ai Diantani, SH., M.Kn pada acara HUT PGRI ke-74 dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2019 di Gedung Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya, Senin (25/11/2019).

Pada acara yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu, dihadiri Kepala Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya Dadan Wardana, Waka Polres Tasikmalaya Kompol Rikky Aries Setiawan, Dewan Pendidikan KH. E. Zainal Abidin, Ketua PGRI Kabupaten Tasikmalaya, H. Ahmad Juhana dan ribuan guru serta tenaga kependidikan (anggota PGRI) dari mulai tingkat SD hingga SMA se-Kabupaten Tasikmalaya, hingga meluber ke luar ruangan Islamic Center.

Lebih Lanjut Bupati menyebutkan, kekurangan guru di Kabupaten Tasikmalaya masih menjadi persoalan besar yang terus menghantui dunia pendidikan. Tetapi dalam situasi seperi itu, kehadiran ribuan guru honorer dan tenaga sukarelawan (sukwan), telah mampu menopang keberlangsungan pendidikan secara utuh di Kabupaten Tasikmalaya.

"Itulah alasan kenapa pemerintah hari ini terus berusaha merangkul mereka dan memberikan pengakuan serta penghargaan kepada para pahlawan bangsa yang sebenarnya saat ini, sebagai bentuk rasa terimakasih pemerintah atas seluruh perjuangan dan sepak terjang mereka demi masa depan bangsa. Mereka tidak kalah penting dengan keberadaan guru-guru PNS," ujarnya.

 

 

Koropak.co.id - Tanpa Pendidikan Sejatinya Pemerintah Telah Gagal (2)

 

Baca : Kualitas Pembelajaran Tanggung Jawab Guru



Dari jumlah sekitar 12 ribu lebih guru honorer atau sukwan di Kabupaten Tasikmalaya, pemerintah secara bertahap telah mengangkat mereka menjadi guru PNS hingga mencapai angka sekitar tujuh ribu orang. Dan sebanyak 500 guru sudah diangkat menjadi tenaga P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak).

"Untuk sisanya, saat ini pemerintah sedang berusaha setahap demi setahap dengan memberikan surat penugasan kepada para guru sukwan yang dengan surat tersebut, mereka memiliki dasar untuk mendapat pengharagaan berupa upah dan lebih jauhnya mereka mendapat hak-hak lainnya seperti tunjangan, sertifikasi termasuk menjadi dasar pemerintah daerah mengajukan persyaratan kepada pemerintah pusat, untuk Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK)," tutur Ade yang disambut gemuruh tepuk tangan ribuan guru.

Ditambahkan, ia mengklaim bahwa belum ada kepala daerah yang mengeluarkan kebijakan seperti itu. "Saya berani melakukan ini sebagai bentuk syukur pemerintah atas kehadiran pahlawan tanpa tanda jasa. Dan dengan harapan pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya tetap berlangsung sehingga generasi bangsa hari ini yang akan menjadi usia kerja pada 10 tahun mendatang, menjadi generasi berkualitas, produktif dan mandiri. Semua berawal dari sentuhan guru hari ini," ucapnya.*


Baca : Miris, Belasan Miliar DAK Disdik Kabupaten Tasikmalaya Tak Terserap


Berita Terkait