Galian Pasir dan Rentenir Jadi Masalah Serius yang Harus Diselesaikan

Senin, 25 November 2019 22:09 Bagus Mardian Parlemen

Galian Pasir dan Rentenir Jadi Masalah Serius yang Harus Diselesaikan


Koropak.co.id - DPRD Kota Tasikmalaya menerima audiensi Gabungan Barudak Tasikmalaya (Gabrutas) terkait dengan permasalahan izin aturan galian pasir di Kota Tasikmalaya dan maraknya praktik rentenir atau yang lebih dikenal dengan istilah "Bank Emok" yang dilaksanakan di Ruang Badan Musyawarah DPRD Kota Tasikmalaya, Senin (25/11/2019).

Kegiatan yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H Aslim SH tersebut turut dihadiri unsur DPRD Kota Tasikmalaya, dinas terkait seperti salah satunya Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya, Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kota Tasikmalaya dan tamu undangan lainnya.

Dijumpai Koropak selepas kegiatan, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H Aslim SH mengatakan, permasalahan mengenai menjamurnya galian pasir ilegal dan maraknya praktik rentenir di Kota Tasikmalaya harus diselesaikan secepatnya karena sangat meresahkan masyarakat dan semakin memperparah kerusakan lingkungan di Kota Tasikmalaya.

"Tercatat, dari sekian banyaknya galian pasir type C di Kota Tasikmalaya, hanya 2 galian saja yang memiliki izin. Sehingga masalah ini harus segera diselesaikan, jika tidak, bagaimana nanti ke depannya kita akan menata Kota Tasikmalaya?," kata Aslim.

 

Koropak.co.id - Galian Pasir Dan Rentenir Jadi Masalah Serius Yang Harus Diselesaikan (2)

 

Baca : Menjamurnya Galian Pasir Ilegal dan Praktik Rentenir Buat Masyarakat Resah


Ditambahkan Aslim, perusahaan yang melakukan penggalian harus bisa tertib pada aturan yang ada, karena tidak menutup kemungkinan jika masih seperti ini, gunung dan bukit yang ada di Kota Tasikmalaya akan habis.

"Mengenai masalah rentenir, jika sudah berbicara masalah rentenir atau yang lebih kita kenal dengan istilah 'Bank Emok' itu tentunya tidak sesuai dengan nilai norma agama dan norma hukum. Terlebih lagi Kota Tasikmalaya dikenal sebagai kota santri, sehingga maraknya praktik rentenir yang ada harus bisa kita atasi agar tidak semakin banyaknya masyarakat yang menjadi korban dari praktik tersebut," ucapnya.

Aslim menuturkan, oleh karena itu, solusi yang akan diambil adalah dengan cara membentuk tim gabungan untuk menanggulangi kedua permasalahan ini. Selain itu, baik DPRD maupun Pemerintah Kota Tasikmalaya juga harus bisa menangkap dan menindaklanjuti secara serius serta tidak berdiam diri untuk menyelesaikan masalah ini. Karena hal ini juga sudah menjadi PR bersama yang harus dikerjakan.*

 

Baca pula : Masalah Galian C Terabaikan, Sejumlah Massa Geruduk DPRD Garut


Berita Terkait