Sah! Raperda Dana Cadangan Kota Tasikmalaya Diparipurnakan

Selasa, 26 November 2019 22:28 Didit Fauzi Parlemen

Sah! Raperda Dana Cadangan Kota Tasikmalaya Diparipurnakan

 

Koropak.co.id - Peraturan Daerah tentang Pembentukan Dana Cadangan disahkan DPRD Kota Tasikmalaya dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Senin (25/11/2019) malam.

Pasca Paripurna, kepada Koropak, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim SH menuturkan tahapan penyusunan Perda tentang Pembentukan Dana Cadangan sudah dirancang sejak sangat lama, dimulai dari penyampaian rancangan dan pembahasan oleh pansus, hingga dinamika yang mewarnai jalannya finalisasi.

"Dalam Perda tentang Pembentukan Dana Cadangan, termaktub pengalokasian anggaran untuk pelaksanaan Porprov dan Pilkada," katanya.

Kedua event tersebut, ucap Aslim, sangatlah krusial sehingga pelaksanannya harus dapat berjalan sukses baik administrasi maupun perhelatan. Termasuk Porprov yang menjadikan sebuah kehormatan bagi Kota Tasikmalaya mengingat Kota Tasikmalaya ditunjuk sebagai tuan rumah perhelatan olahraga akbar tingkat Jawa Barat.

Begitupun dengan Pilkada. Aslim menjelaskan Pilkada merupakan pesta demokrasi di Kota Tasikmalaya yang harus berjalan sukses dalam menentukan kepala daerah yang akan memimpin Kota Tasikmalaya di 5 tahun berikutnya.

"Oleh sebab itu anggaran untuk Pilkada pun mesti dicanangkan. Namun pengalokasiannya dilakukan secara bertahap sebelum tahun pelaksanaan, agar tidak terasa berat di tahun anggaran berjalan," katanya.

 

Koropak.co.id - Sah! Raperda Dana Cadangan Kota Tasikmalaya Diparipurnakan (2)

Aslim menyampaikan untuk Porprov yang akan dilaksanakan pada 2022, disiapkan anggaran sebesar Rp 10 miliar yang akan dialokasikan di tahun anggaran 2021. Sedangkan untuk Pilkada yang akan dilangsungkan pada 2024, disiapkan anggaran sebesar Rp 20 miliar yang akan diserap dari anggaran tahun 2023.

"Adanya pengalokasian dana cadangan ini menjadi upaya agar pemerintah daerah lebih siap diri dalam melaksanakan kedua event akbar tersebut tanpa memberatkan APBD di tahun pelaksanaan event," katanya.

Aslim juga mengapresiasi berbagai pihak yang telah memberikan kritik, saran, dan rekomendasi bahkan penolakan sekalipun terhadap Perda Pembentukan Dana Cadangan.

"Ini merupakan negara demokrasi. Kita menanggapi kritikan sebagai energi positif untuk lebih berhati-hati dalam merancang, membahas, dan menerbitkan peraturan," kata Aslim.*

 

Baca pula : Dana Cadangan Tidak Akan Bebani APBD Kota Tasikmalaya

 


Berita Terkait