Residivis Penghuni 4 Kali Penjara Tak Nampak Cemas

Kamis, 28 November 2019 16:34 D. Farhan Kamil Daerah

Residivis Penghuni 4 Kali Penjara Tak Nampak Cemas

 

Koropak.co.id - Hasil pemeriksaan sementara tim penyidik Satreskrim Polres Tasikmalaya, salah seorang pelaku dari duet maut sindikat pencurian mini market Alfamart di Jawa Barat Dan Banten, salah satunya di Kecamatan Salawu, Asep Nuryawan alias Dias (45) warga Ciguling Desa Pasanggrahan Kecamatan Sumedang Kabupaten Sumedang, merupakan residivis yang keluar masuk penjara.

Dias adalah kawan Didin yang kerap bersma-sama melakukan aksi kejahatan di toko-toko atau mini market. Ia tercatat sudah empat kali dijebloskan ke sel tahanan dan terakhir mendekam selama satu tahun gara-gara kasus curi hewan ternak di Kecamatan Culamega Kabupaten Tasikmalaya. Ia pun baru enam bulan bebas dari tahanan dan kembali ditangkap petugas atas kasus pencurian di Alfamart Salawu," Kata Kapolres Tasikmalaya, AKBP Dony Eka Putra S.IK, Kamis (28/11/2019).

Saat ditanya wartawan, tanpa menunjukkan kecemasan atau penyesalan sedikitpun, ia mengaku selama bulan Nopember 2019 ini, dirinya bersama dengan Didin sudah melakukan aksi serupa di hampir delapan Alfamart. Antara lain di Alfamart Congeang dan Paseh Sumedang, Luragung dan Lebakwangi Kuningan, Cianjur, Serang Banten dan Majalengka.

Hasil kejahatan dari beberapa Alfamart itu, diakui Dias untuk dijual kembali dan digunakan untuk pesta-pesta dan belanja.

 

Koropak.co.id - Residivis Penghuni 4 Kali Penjara Tak Nampak Cemas (2)

 

Baca : Pelaku Pembobol Alfamart Dicokok Tim Reskrim Polres Tasikmalaya

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Siswo De Cuellar Tarigan mengatakan, salah seorang pelaku atas nama Didin diduga merupakan otak kejahatan.

Selain menyiapkan fasilitas kendaraan untuk digunakan aksi kejahatan, ia juga mampu menyiapkan berbagai jenis perkakas atau alat. Sepeti beragam jenis tang, kunci inggris, kunci leter T dan perlatan lainnya.

"Kita masih terus mendalami kasus ini termasuk mengungkap para pelaku pencurian yang pernah direkrut oleh Didin. Seperti Jamal yang dalam kasus pencurian di Alfamart Salawu, berperan sebagai pengangkut barang-barang keluar dari tempat pencurian ke mobil," kata Siswo.

Ditambahkan, rata-rata jumlah kerugian akibat aksi pencurian Didin dan Dias ini, mencapai sekitar Rp 25 juta.*


Baca pula : Lagi, Polres Tasikmalaya Ringkus Buronan Pembobol Minimarket


Berita Terkait