Spirit Perhatian Bagi Penyandang Disabilitas di Kota Tasikmalaya

Selasa, 10 Desember 2019 17:36 Erni Nur'aeni Daerah

Spirit Perhatian Bagi Penyandang Disabilitas di Kota Tasikmalaya


Koropak.co.id - Kepala Dinas Sosial Kota Tasikmalaya, Nana Rosadi mengatakan peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tingkat Kota Tasikmalaya, menjadi spirit bersama untuk memberikan perhatian lebih bari para penyandang disabilitas.

Hal itu disampaikan Nana kepada Koropak selepas menghadiri Peringatan HDI dan HKSN tingkat Kota Tasikmalaya yang digelar di Lapangan Balekota Tasikmalaya, Selasa (10/12/2019) yang diikuti lebih dari 3.000 orang.

"Kita bantu para disabilitas dan masyarakat tidak mampu dari mulai pembagian kursi roda dan alat-alat penunjang kebutuhan mereka. Bahkan, tidak hanya kita yang bergerak dalam kesehatan, termasuk juga Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM) yang dilaksanakan secara gratis," ujarnya.

Peringatan ini, ucap Nana, bertujuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama, dan mengasah kesetiakawan, menyetarakan hak, serta membahagiakan para kaum disabilitas.

"Banyak peserta yang datang di Peringatan HDI dan HKSN. Bahkan bukan dari Tasikmalaya saja, turut hadir dari kota lain mulai Garut hingga Bandung. Kami telah mendengar langsung bahwa yang mereka butuhkan bukan rasa kasihan tetapi penyetaraan hak," ujar Nana.

 

Koropak.co.id - Spirit Perhatian Bagi Penyandang Disabilitas di Kota Tasikmalaya (3)

 

Baca : Serapan Tenaga Kerja Disabilitas di Kota Tasikmalaya Masih Minim

 

Nana berharap, dengan peringatan HDI dan HKSN, semakin tumbuh kepedulian terhadap para penyandang disabilitas, sehingga paradigma miris mengenai disabilitas dapat berkurang, dan tergantikan oleh tumbuhnya semangat kebersamaan.

Plt. Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Tasikmalaya, H. Undang Hendiana mengatakan Peringatan HDI dan HKSN dilaksanakan sebagai wujud untuk memberikan dukungan dan pemenuhan perlindungan penyandang disabilitas, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Disabilitas.

"Mereka pun mempunyai hak sama seperti kita. Hak mendapatkan pendidikan, hak kesehatan, hak pekerjaan kewirausahaan dan koperasi, hingga hak berpolitik," ujarnya.

Di Kota Tasikmalaya, ucap Undang, hak penyandang disabilitas menjadi perhatian serius pemerintah, yang dibuktikan dengan pemenuhan hak pendidikan dan keterampilan, baik yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial maupun fasilitas dari bekerjasama dengan Kementerian Sosial.*

 

Baca pula : Jangan Diabaikan! Penyandang Disabilitas Perlu Perhatian Lebih