Kompetisi Talenta Para Master Puisi Tanah Air, Jangan Sampai Hilang

Kamis, 12 Desember 2019 19:21 Renaldi Jaelani Daerah

Kompetisi Talenta Para Master Puisi Tanah Air, Jangan Sampai Hilang

 

Koropak.co.id - Lomba Baca Puisi Antarmaster se-Indonesia yang diselenggarakan Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT) di Gedung Kesenian Kota Tasikmalaya, Rabu (11/12/2019) hingga Kamis (12/12/2019) telah melahirkan tiga juara.

Berdasarkan penilaian dewan juri yang merupakan profesional dalam bidang puisi, yakni Jose Rizal Manua, Hamdy Salad, dan Putu Fajar Arcana, dihasilkan tiga juara. Untuk Juara I diraih Ahmad Benyamin dari Pontianak, Juara II Nurmutiara Lintang Sari dari Sidoarjo, dan Edeng Syamsul Maarif dari Cirebon.

Ditemui Koropak selepas pengumuman pemenang, salah seorang dewan juri, Jose Rizal Manua menuturkan para peserta memiliki ciri khas masing-masing saat membaca puisi. Bahkan, puisi yang sangat sulit sekalipun bisa mereka variasikan se-kreatif mungkin.

"Kita melihat keberagaman keahlian mereka dalam berekspresi dan menunjukan kreativitasnya. Mereka benar-benar menunjukan talenta sebagai seorang juara," ujarnya.

 

Koropak.co.id - Kompetisi Talenta Para Master Puisi Tanah Air Jangan Sampai Hilang (2)

 

Baca : Lomba Baca Puisi Jadi Ajang Promosi Kota Tasikmalaya

 

Ditambahkan Jose, kriteria penilaian dalam Lomba Baca Puisi tersebut diukur dari cara mereka memahami dan mendalami puisi, menjiwai, dan mengekspresikannya dengan artikulasi yang baik dan olah tubuh yang mendukung penyampaian makna konten.

"Satu hal yang menarik bagi saya adalah pemenangnya tersebar dari berbagai daerah, yakni Pontianak, Sidoarjo dan Cirebon. Itu menunjukan bahwa juri menilai secara terbuka dan objektif demi lahirnya juara dari para jawara," ujarnya.

Jose berharap Lomba Baca Puisi Antarmaster Se-Indonesia tersebut jangan sampai hilang karena potensi para pecinta baca puisi harus dikembangkan dan dilestarikan, termasuk dengan fasilitasi panggung untuk mereka berekspresi.

"Wacana DKKT menjadikan Lomba Baca Puisi ini sebagai agenda dua tahunan sangat saya dukung. Jangan sampai acara ini hilang, karena di acara ini, para jawara puisi se-Nusantara bisa mengekpresikan talentanya dalam bersyair," tutur Jose.*

 

Baca pula : Asah Talenta Jadi Motivasi Ahmad Benyamin Ikuti Lomba Baca Puisi

 


Berita Terkait