Teror Anak Ular Kobra di Sejumlah Daerah Buat Warga Resah

Jum'at, 13 Desember 2019 17:41 Eris Kuswara Nasional

Teror Anak Ular Kobra di Sejumlah Daerah Buat Warga Resah

 

Koropak.co.id - Hingga saat ini, warga di beberapa daerah di Indonesia tengah dihebohkan dengan temuan anak ular kobra. Beberapa daerah tersebut diantaranya, Ciracas Jakarta Timur, Palur Sukoharjo Jawa Tengah, dan Jember Jawa Timur. Namun meskipun yang ditemukan itu masih anak, diketahui ular kobra memiliki bisa yang berbahaya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Koropak, Jumat (13/12/2019) Pakar Toksonologi dan bisa ular, Dr dr Tri Maharani, M.Si SP, mengatakan, bisa ular kobra dominan mengandung mycrotoxin, cardiotoxin, neurotoxin dan cytotoxin.

Untuk di Indonesia sendiri, kata dr. Tri, ada ular kobra Jawa atau Naja Sputatrix dan ular kobra Sumatera atau Naja Sumatrana.

"Bisa ular kobra yang masuk ke dalam tubuh paling banyak di Indonesia dapat menyebabkan kematian karena bisanya mengandung kandungan cardiotoxin dan neurotoxin yang kuat," kata Tri.

 

Koropak.co.id - Teror Anak Ular Kobra di Sejumlah Daerah Buat Warga Resah (2)

 

Baca : Warga Tangkap Ular Pemakan Ternak

Ditambahkan Tri, lamanya waktu penyebaran bisa ular hingga menimbulkan kematian tergantung dari banyaknya venom yang masuk ke dalam tubuh. Namun, jika kerusakan sel tidak diberikan antivenom, maka semua jaringan di dalam tubuh pun bisa rusak dan mati, contohnya seperti otot pembuluh darah syaraf dan lainnya.

Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Amir Hamidy menyebutkan hingga saat ini induk ular kobra masih diburu dan sulit ditemukan. Karena pada umumnya induk kobra akan meninggalkan anaknya setelah bertelur.

"Setelah bertelur, induk kobra akan langsung meninggalkan lokasi. Kami menduga induk kobra di Perumahan Royal Citayam Residence, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ini dipastikan juga sudah meninggalkan lokasi bertelur sejak 2 atau 4 bulan yang lalu. Sehingga, untuk menemukan induknya akan sangat susah sekali," kata Amir.*

 

Baca pula : Gretac Sosialisasikan Penanganan Gigitan Ular


Berita Terkait