Miris 172.410 Rumah Tangga di Kabupaten Tasikmalaya, Miskin

Jum'at, 13 Desember 2019 22:12 D. Farhan Kamil Daerah

Miris 172.410 Rumah Tangga di Kabupaten Tasikmalaya, Miskin

 

Koropak.co.id - Jumlah rumah tangga miskin (RTM) di Kabupaten Tasikmalaya saat ini masih cukup tinggi sebesar 9,85 persen dari jumlah penduduk sekitar 1,8 juta jiwa, atau 172.410 RTM. Angka tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya belum meratanya program percepatan pengentasan kemiskinan yang digulirkan pemerintah.

"Itu berdasarkan data statistik tahun 2018. Sedangkan data kemiskinan tahun ini belum terangkum seiring dengan masih berjalannya program-program penanganan kemiskinan hingga berakhirnya tahun 2019, seperti PKH, BPNT dan Pronakis lainnya. Tetapi kemungkinannya terjadi penurunan," kata Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perlindungan Perempuan dan Anak (DSPMDP2A) Kabupaten Tasikmalaya, Roni Ahmad Syahroni, Jumat (13/12/2019).


Baca : Bupati Tasikmalaya Angka Kemiskinan Masih Tinggi

Menurutnya, penanganan kemiskinan menjadi isu paling pertama dalam daftar isu strategis RPJMD 2016-2021. Isu kemiskinan ini menjadi garapan prioritas yang terus digenjot melalui berbagai program pemerintah salah satunya adalah intensifikasi badan usaha desa (Bumdes) baik dari sisi kuantitas maupun kualitas.

"Saat ini dari 351 desa sudah terbentuk 337 Bumdes, jadi tinggal 14 desa lagi. Menginjak tahun 2020 nanti, kita harapkan seluruh desa sudah memiliki Bumdes," ujarnya.

Bumdes terang dia, merupakan lembaga desa yang dengan kebaradaannya diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di tingkat desa. Dan saat ini bidang pemberdayaan masyarakat desa DSPMDP2A, terus bergerilya dan melakukan penguatan Bumdes.


Baca : Bantuan Tak Tepat Sasaran Angka Kemiskinan Sulit Turun

"Beberapa hari lalu kita mengundang forum Bumdes, Forum Apdesi dan Camat, kita inginkan adanya kesepahaman bahwa Bumdes sebagai titik berat ekonomi di tingkat desa. Maka dana desa (DD) harus banyak berkontribusi dari aspek permodalannya," tuturnya.

Lebih lanjut Roni menyebutkan, sebagai salah satu ikhtiar memperkecil jumlah RTM, Pemkab Tasikmalaya akan menggulirkan program bantuan kepada RTM salah satunya melalui pemberian gerobag usaha.

"Insyaallah bersamaan dengan HKSN pada tanggal 20 Desember 2019 nanti, kita mulai membagikan gerobag tersebut secara simbolis oleh Bupati Tasikmalaya, termasuk pemberian bantuan modal usaha dan bantuan bagi para lansia," kata Roni.*

 

Lihat : Mereka Menunggu Perhatian


Berita Terkait