Gedung-Gedung Pemerintah Harus Jadi Rumah Rakyat

Minggu, 15 Desember 2019 23:18 D. Farhan Kamil Parlemen

Gedung-Gedung Pemerintah Harus Jadi Rumah Rakyat

 

 

Koropak.co.id - Bercermin dari beberapa kota/kabupaten lain di Indonesia, salah satu contoh di Kota Semarang Jawa Tengah, gedung pemerintah milik negara yang notabene fasilitas yang dibangun oleh uang rakyat, dibuka secara leluasa untuk kepentingan rakyat.

"Kita menyaksikan bagaimana komunitas-komunitas masyarakat suka cita memadati halaman-halaman gedung perkantoran di Semarang. Bahkan setiap pekan, gedung DPRD tak pernah surut dari aktivitas warga. Disitu kita juga melihat jajaran eksekutif dan legislatif turut berbaur dan ceria bersama. Sungguh menyejukkan," Kata Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya, H. Demi Hamzah Rahadian, SH., MH, Sabtu (14/12/2019).

Ia berharap, gedung-gedung mewah pemerintah di Kabupaten Tasikmalaya ini, tidak terkesan eksklusif yang hanya digunakan oleh aparatur pemerintah melaksanakan rutinitas kerja. "Kita ingin ke depan, gedung gedung pemerintah yang megah ini betul betul menjadi ruang aktifitas warga yang positif dan menjadi rumah rakyat. Kemarin kita bersyukur dimana gedung DPRD yang 80 persen mubah ini, dimanfaatkan untuk kegiatan Pasanggiri Mojang Jajaka. Ini menjadi kebanggaan dimana masyarakat hadir dan menikmati suasana berbeda di rumahnya sendiri," ujarnya.

 

Koropak.co.id - Gedung-Gedung Pemerintah Harus Jadi Rumah Rakyat (2)

 

Baca : Minim Anggaran Grand Final Moka Sukapura Gunakan Gedung DPRD

Lebih lanjut Demi menyebutkan, di Kabupaten Tasikmalaya ini terdapat banyak komunitas, seperti komunitas adat sunda, seni, teater dan pelukis termasuk komunitas bermotor yang kerap kebingungan untuk mencari ruang berekspresi salah satunya karena keterbatasan biaya.

"Kita dorong pemerintah hari ini memanfaatkan fasilitas gedung-gedung yang ada untuk kepentingan rakyat. Mari kita inisiasi acara-acara yang melibatkan rakyat seperti yang terjadi di Semarang. Dan kita hadir di dalamnya," tuturnya.

Ia pun menegaskan, beberapa kali dirinya menggulirkan usulan agar pemerintah tidak bersusah-susah menyediakan lahan dan mambangun gedung kantor KPU. Sebagian besar ruangan yang ada di gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya hingga hari ini tidak jelas peruntukannya.

"Cobalah pemeritah daerah sedikit membuka pikiran, bagaimana hebatnya jika KPU yang melahirkan anggota legislatif termasuk Bupati dan Wakilnya, berkantor di gedung yang sama dengan para wakil rakyat terhormat. Kan tidak ada salahnya apalagi merugikan. Ini kali pertama di Indonesia jika terjadi," ucapnya. sembari menegaskan, tak perlu ada ego lembaga. Masing-masing harus berpikir dan bicara tentang Kabupaten Tasikmalaya.

"Sudah tak zamannya lagi gaya penghamburan di kedepankan di tengah-tengah masyarakat masih banyak yang memikirkan bagaimana besok makan," tambahnya.*


Baca pula : Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Tasikmalaya Sekedar Jadi Bemper