Odong-Odong Tidak Diatur Perda, Organda Tasikmalaya Kepung Dewan

Senin, 23 Desember 2019 22:07 Eris Kuswara Parlemen

Odong-Odong Tidak Diatur Perda, Organda Tasikmalaya Kepung Dewan


Koropak.co.id - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Tasikmalaya menggeruduk DPRD Kota Tasikmalaya, Senin (23/12/2019) guna mengeluhkan tidak jelasnya regulasi dari "odong-odong" dan mobil "Tayo" yang semakin menjamur di Kota Tasikmlaya.

Kepada Koropak, Sekretaris DPC Organda Kota Tasikmalaya, Asep Sutarman mengatakan, di Kota Tasikmalaya sendiri tidak ada regulasi jelas yang mengatur keberadaan odong-odong dan Tayo.

"Mirisnya, karena tidak ada regulasi yang mengikat, di Kota Tasikmalaya saat ini odong-odong dan mobil Tayo semakin banyak. Bahkan kita lihat di bengkel-bengkel las juga banyak yang sedang merakit odong-odong. Kami khawatir jika tidak ada regulasi yang mengatur, kelak Kota Tasikmalaya akan semakin semrawut," kata Asep.

 

Koropak.co.id - Odong-Odong Tidak Diatur Perda, Organda Tasikmalaya Kepung Dewan (3)

 

Ditambahkan Asep, odong-odong dan mobil Tayo beroperasi bebas tanpa rute yang jelas dan sampai saat ini belum ada penindakan dari pihak yang berwenang. Bahkan saking bebasnya, mereka seenaknya masuk ke jantung Kota Tasikmalaya seperti ke Jalan HZ Mustofa.

Asep menuturkan, dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 dijelaskan bahwa kendaraan yang diperbolehkan untuk mengangkut kendaraan umum adalah kendaraan berbadan hukum, harus plat kuning dan lainnya.

"Adanya odong-odong dan Tayo yang tidak sesuai teknis dan kelayakan jalan, tentunya akan berisiko membahayakan penumpangnya," ucapnya.*

 

Baca : Benarkah Ngulisik Jadi Pemicu Maraknya Odong-Odong di Tasikmalaya?


Berita Terkait