Benarkah Ngulisik Jadi Pemicu Maraknya Odong-Odong di Tasikmalaya?

Senin, 23 Desember 2019 22:16 Eris Kuswara Parlemen

Benarkah Ngulisik Jadi Pemicu Maraknya Odong-Odong di Tasikmalaya?


Koropak.co.id - Ketua Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya, Bagas Suryono mengapresiasi kegiatan audiensi yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Tasikmalaya bersama DPRD Kota Tasikmalaya di Ruang Badan Musyawarah DPRD Kota Tasikmalaya, Senin (23/12/2019).

"Semakin menjamurnya odong-odong dan mobil Tayo di Kota Tasikmalaya, kami harus bisa memfasilitasi dan berlaku adil untuk kedua belah pihak, yakni pegiat usaha odong-odong dan Tayo dengan Organda agar keduanya bisa berdiskusi guna menemukan titik terang," kata Bagas.

Dikatakan Bagas, agar tetap bisa beroperasi, pegiat usaha odong-odong dan mobil Tayo juga harus menyelesaikan masalah perizinan dan hingga administrasi kendaraannya.

"Sayang, odong-odong dan mobil Tayo tidak memiliki trayek atau rute sehingga saat ini mereka bebas beroperasi. Jika dilihat dari sisi kemanusiaannya, kami harapkan mereka dapat tetap beroperasi dengan syarat kendaraannya harus sesuai dengan standar keamanan, dan surat-suratnya pun lengkap," katanya.

Ditambahkan Bagas, kedua belah pihak juga harus duduk bersama agar dapat menyelesaikan permasalahan dan menemukan solusi terbaik. Maraknya odong-odong dan mobil Tayo ini harus dipertegas dengan tindakan oleh aparat yang bersangkutan baik dari Dinas Perhubungan maupun Kepolisian.

 

Koropak.co.id - Benarkah Ngulisik Jadi Pemicu Maraknya Odong-Odong di Tasikmalaya (3)

 

Baca : Bersama Ngulisik, Kenali Sejarah Kota Tasik

"Kami akan mengikuti perkembangannya terlebih dahulu sebelum melakukan tindakan preventif. Namun untuk langkah konkretnya, kami dorong Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya untuk memanggil pihak angkutan kota dan odong-odong, guna duduk bersama sekaligus sosialisasi mengenai aturan-aturan yang berlaku," ucapnya.

Bagas menyinggung Becak Motor (Bentor) dan Ngulisik yang merupakan salah satu faktor pemicu maraknya odong-odong.

"Ngulisik merupakan kendaraan hibah dari Gubernur yang diberikan kepada Organda, namun sayangnya jika berbicara regulasi kami juga bingung kendaraan ini mengambil regulasi yang mana. Diharapkan ke depan ada pembatasan terhadap odong-odong dan mobil Tayo agar Kota Tasikmalaya tidak semrawut," ujarnya.*

 

Baca pula : Tidak Adanya Regulasi Jelas, Organda Tasikmalaya Geruduk Dewan

 


Berita Terkait