Alasan Tidak Semua Pejabat Hasil Open Bidding di Tasikmalaya Dilantik

Sabtu, 28 Desember 2019 23:42 D. Farhan Kamil Daerah

Alasan Tidak Semua Pejabat Hasil Open Bidding di Tasikmalaya Dilantik


Koropak.co.id - Berdasarkan Keputusan Bupati Tasikmalaya tentang pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian para pejabat pimpinan tinggi (JPT) pratama, enam JPT diambil sumpah dan dilantik Bupati Tasikmalaya, H. Ade Sugianto di Pendopo Baru, Jumat (27/12/2019) sekitar jam 13.30 WIB.

Keenam JPT itu masing-masing untuk jabatan Sekretaris Daerah, Kepala DKPP, Kepala Dishub, Kepala Diskominfo, Kepala Satpol PP dan Staf Ahli Bupati Tasikmalaya Bidang Pemerintahan dan Hukum pada Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya itu, merupakan hasil seleksi secara terbuka (open bidding) melalui Panitia Seleksi (Pansel) yang melibatkan pihak akademisi UNPAD Bandung, pada bulan Nopember 2019 lalu.

Sementara untuk jabatan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) , Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Staf Ahli Bupati bidang Perekonomian dan Pembangunan, ditangguhkan. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, berdasarkan pengumuman dari Panita Seleksi (Pansel) pengisian jabatan Tinggi Pratama secara terbuka nomor 008/17-Pansel/2019 tertanggal 25 Nopember 2019, ada 27 nama pejabat eselon II a dan II b Kabupaten Tasikmalaya dan terpilih sebagai calon pimpinan 9 posisi jabatan tinggi pratama, di antaranya untuk jabatan Kepala Dinas LH antara lain, H. Ade Candra Iskandar, S.Pd., M.Pd, Ir. Hj. Joelistyana Widjajanti, MM dan Ir. Rudi Prianto, MM.

Untuk jabatan Kepala Dina Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) yaitu, Heri Suherman, SH., MH kemudian Roni, A.Ks, MM dan Dra. Hj. Wini, M.Si.

Dan untuk jabatan Staf Ahli Bupati bidang Perekonomian dan Pembangunan, yaitu Nuraedidin, S.IP, Drs. Rachmat Amir Sudyana, MM dan Dr. Rubi Azhara, S.STp., M.Si.

 

Koropak.co.id - Alasan Tidak Semua Pejabat Hasil Open Bidding di Tasikmalaya Dilantik (2)

 

Baca : Akhirnya Pemkab Tasikmalaya Memiliki Sekda Definitif

 

Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto menegaskan, ketiga jabatan tersebut belum diisi atau ditangguhkan. Untuk jabatan Kepala Disdukcapil, pihaknya masih menunggu persetujuan Menteri Dalam Negeri dan hingga saat ini belum turun.

Sedangkan untuk jabatan Kepala Dinas LH, pihaknya masih melakukan pengkajian serta pertimbangan terhadap kemungkinan adanya kekeliruan dalam administrasi ketiga kandidat.

"Kita tidak mau gara-gara kekeliruan tersebut diakomodir, kemudian merusak kredibilitas proses dan ke enam pejabat yang telah dilantik sebagai hasil seleksi secara ketat dan transparan. Kita tidak mau gara-gara ulah setitik, rusak susuk sebelanga. Kepercayaan publik itu sangat mahal," ujarnya, Jumat (27/12/2019).

Adapun untuk jabatan Staf Ahli Bupati, itu hanya menunggu pejabat yang sekarang menjabat staf ahli bidang ekonomi dan pembangunan, pensiun.*

 

Baca pula : DPRD Kabupaten Tasikmalaya Bentuk Pantek Pemilihan Wakil Bupati