Untuk Jabatan Sekda Kudu Pakai Mahar Tiket Perjalanan Ke Luar Negeri?

Selasa, 31 Desember 2019 00:00 D. Farhan Kamil Daerah

Untuk Jabatan Sekda Kudu Pakai Mahar Tiket Perjalanan Ke Luar Negeri?

  

Koropak.co.id - Puluhan mahasiswa yang terhimpun dalam Transparansi Institute (TI) Tasikmalaya, mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tasikmalaya, Senin (30/12/2019). Dengan pengawalan sejumlah aparat Kepolisian, masa menggelar aksi teatrikal yang menggambarkan dugaan gratifikasi untuk memuluskan pengangkatan Sekda.

Tergambar bahwa sang istri calon Sekda merayu istri petinggi Pemkab Tasikmalaya untuk melakukan perjalanan ke luar negeri hingga akhirnya disetujui dan berakhir dengan prosesi pelantikan Sekda.

Selain soal dugaan gratifikasi yang menjadi sorotan, TI juga menyoroti maraknya pungutan liar (pungli) yang terjadi akhir-akhir ini di Kabupaten Tasikmalaya. Mereka mendorong pihak kejaksaan melakukan penyidikan terkait dengan dugaan pungutan oleh Kemenag Kabupaten Tasikmalaya dan pihak pajak kepada guru honorer sebesar lima persen di lingkungan kemenag yang mendapatkan tunjangan profesi guru (TPG).

"Ini menggambarkan bahwa pemberantasan korupsi disini sangat dibutuhkan dengan melibatkan berbagai pihak khususnya penegak hukum agar lebih serius dalam penanganan kasus korupsi," kata Koordinator TI Tasikmalaya, Jamaludin.

Sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Tasikmalaya, Ia meminta kepada pihak kejaksaan untuk segera mengusut dan bertindak cepat tanpa ada kompromi dalam penanganan kasus korupsi di Kabupaten Tasikmalaya.

 

Koropak.co.id - Untuk Jabatan Sekda Kudu Pakai Mahar Tiket Perjalanan Ke Luar Negeri  (2)


Baca : Akhirnya Pemkab Tasikmalaya Memiliki Sekda Definitif


Menanggapi tuntutan masa, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya, Evelin Nur Agusta, SH., MH, mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti apa-apa yang menjadi tuntutan TI terhadap Kejaksaan, terkait dugaan adanya gratifikasi pada proses pengangkatan Sekda Kabupaten Tasikmalaya dan sejumlah tuntutan lainnya.

"Semua tuntutan akan segera kami tindaklanjuti dengan bukti-bukti pendukung laporan. Apabila cukup bukti permulaan, pihaknya tidak akan tinggal diam. Secepatnya kita dalami," kata Evelin.

Ia juga mengapresiasi laporan yang telah disampaikan TI sebagai bentuk kepedulian terhadap dugaan kasus-kasus korupsi. Di samping itu juga merupakan dukungan terhadap tugas kejaksaan untuk mencegah atau mengungkap kasus korupsi di Kabupaten Tasikmalaya.*


Baca pula : Kinerja Kemenag Kabupaten Tasikmalaya Disorot MUI


Berita Terkait