Ngaku Polisi, Lima Pria di Tasikmalaya Gasak Motor Korban

Selasa, 31 Desember 2019 17:57 D. Farhan Kamil Daerah

Ngaku Polisi, Lima Pria di Tasikmalaya Gasak Motor Korban


Koropak.co.id - Jajaran Satreskrim Polres Tasikmalaya berhasil mengungkap kasus kejahatan perampasan motor disertai kekerasan yang dilakukan oleh lima pria yang menyamar sebagai anggota polisi, terhadap Mubin Mubarok warga Kampung Pasirganas Desa Kubangsari Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Dengan bermodus berpura-pura menjadi anggota kepolisian, lima pria ini nekad melakukan perampasan sepeda motor. Aksi ini dilakukan para pelaku dengan memancing korbannya di satu tempat, kemudian disergap dan dibawa ke satu lokasi lain. Harta milik korban berupa satu unit motor dan handphone, digasak pelaku.

Para pelaku tersebut masing-masing berinisial ISA (34) alias acong dan RIK (16) alias Ideng warga Pasirbelod Desa Harundang Kecamatan Cikeusal Kabupaten Serang-Banten.

Kemudian, JIR (19) alias Rama, INJ (29) dan RIF (19) warga Kampung Pojok Desa Cilolohan Kecamatan Tanjungjaya Kabupaten Tasikmalaya.

"Tidak butuh waktu lama setelah menerima laporan dari korban, kami langsung bergerak dan menangkap para pelaku serta mengamankan seluruh barang bukti antara lain pistol mainan berisi korek api, HT (handy talky), HP korban, kendaraan pelaku serta sepeda motor korban," kata Kapolres Tasikmalaya, AKBP Dony Eka Putra S.IK saat menggelar konferensi pers di Mako Polres Tasikmalaya, Selasa (31/12/2019).

 

Koropak.co.id - Ngaku Polisi, Lima Pria di Tasikmalaya Gasak Motor Korban (1)

 

Baca : Anak PAUD di Tasikmalaya Meninggal Saat Berenang

 

Menurut Kapolres, korban awalnya berkenalan di media sosial Facebook dan diajak bertemu oleh salah seorang pelaku untuk tukar sepeda motor. Korban dan pelaku akhirnya bertemu di Jalan Raya Cipatujah Kampung Lapang sekitar jam 23.30 WIB.

"Saat korban dan pelaku bertemu kemudian hendak bertransaksi, empat pelaku lainnya datang dengan berpura-pura sebagai anggota kepolisian. Saat itu Korban malah dituduh jadi pelaku kejahatan.

Korban sempat ditodong sebuah senjata api berbentuk revolver, yang belakangan diketahui hanya senjata mainan. Karena ketakutan, korban tidak berdaya hingga sepeda motor dan handphone korban dirampas.

"Selain sempat dipukuli, korban juga ditodongkan senjata pistol mainan. Bahkan, korban sempat dilakban dan diikat tanganya layaknya pelaku kejahatan. Setelah korban tak berdaya kemudian dimasukan ke dalam mobil dan diturunkan di wilayah Cimanuk Kecamatan Cikalong dalam kondisi terikat," tuturnya.

Kelima pelaku, kata Dony, dijerat dengan pasal 365 KUHP dan diancam kurungan 12 tahun penjara.*

 

Baca : Akhir Tahun, Saber Pungli Kabupaten Tasikmalaya Raih Penghargaan

 


Berita Terkait