Tak Terima Dituduh Mencuri, Ribuan Santri Kepung Indomaret di Tasikmalaya

Jum'at, 03 Januari 2020 13:31 Dede Hadiyana Daerah

Tak Terima Dituduh Mencuri, Ribuan Santri Kepung Indomaret di Tasikmalaya

 

Koropak.co.id - Ribuan santri dari Pondok Pesantren Miftahul Huda bersama masyarakat Manonjaya mengepung toko ritel Indomaret Manonjaya di Jalan Pasar Kaler Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (3/1/2020).

Kedatangan para santri ini merupakan aksi solidaritas atas kejadian tidak menyenangkan yang diterima santriwati Ponpes Miftahul Huda yang dituduh mencuri, Kamis (2/1/2020) kemarin. Tuduhan tersebut tidaklah beralasan seiring dengan tidak adanya barang bukti yang kuat atas tuduhan tersebut.

Adapun kejadian tersebut bermula Kamis (2/1/2020) sore, sekitar pukul 16.00 WIB. Diketahui ada santriwati yang digeledah oleh pegawai Indomaret saat hendak membayar barang pesanannya. Santriwati tersebut dituduh mencuri. Sontak saja, aksi penggeledahan tersebut menjadi tontonan konsumen lain yang tengah berbelanja di toko ritel tersebut.

Salah seorang pengasuh di Pondok Pesantren Miftahul Huda KH Dodo Aliyun Mortadlo mengatakan, pihaknya langsung mendatangi minimarket tersebut dan meminta untuk memberikan bukti dengan melihat rekaman CCTV.

"Akan tetapi, dari hasil rekaman CCTV, apa yang dituduhkan pihak Indomaret jelas-jelas tidak terbukti. Kami tidak menerima kejadian ini karena sudah mempermalukan santri kami di depan umum," ujarnya.

 

Koropak.co.id - Tak Terima Dituduh Mencuri, Ribuan Santri Kepung Indomaret di Tasikmalaya (2)

 

Baca : Empat Perampok Bersenjata Sekap Pegawai Indomaret

Situasi kala itu sempat memanas karena pihak minimarket hanya memberikan permintaan maaf dan enggan mengikuti keinginan pihak ponpes untuk mengeluarkan bewara di lokasi kejadian bahwa santrinya tidak mencuri seperti bukti yang ada dalam rekaman CCTV.

Mengantisipasi aksi lanjutan, aparat Kepolisian dan TNI pun mencoba melakukan mediasi antara kedua belah pihak, berjaga, mengamankan, dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan serta menutup minimarket tersebut untuk sementara.*

 

Baca : Terungkap Penyebab Puluhan Warga Manonjaya Keracunan