KPU Ajak Pemerintahan Kecamatan Sosialisasikan Tahapan Pilkada 2020

Kamis, 09 Januari 2020 17:37 D. Farhan Kamil Pilkada

KPU Ajak Pemerintahan Kecamatan Sosialisasikan Tahapan Pilkada 2020


Koropak.co.id - Jelang pelaksanaan tahapan rekrutmen anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), KPU Kabupaten Tasikmalaya meminta kepada seluruh pihak pemerintahan kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, turut menyosialisasikan agenda tersebut kepada masyarakat.

Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya, Zamzam Zamaludin menyebutkan, dalam tahapan itu pihaknya sangat berharap animo masyarakat yang besar untuk mendaftar sebagai calon anggota PPK. Sehingga KPU nantinya mendapatkan banyak pilihan untuk mencari sumber daya manusia yang berkapasitas dan memiliki integritas dalam menjalankan tugas serta fungsi sebagai penyelenggara pemilu nanti.

"Untuk rekrutmen PPK ini bakal mulai diumumkan pada tanggal 15 Januari hingga 14 Februari 2020 mendatang. Kami berharap seluruh camat turut menyosialisasikannya kepada masyarakat. Termasuk menyosialisasikan tahapan-tahapan Pilkada Kabupaten Tasikmalaya," tutur Zamzam, seusai rapat koordinasi (rakor) Pilkada Bupati-Wakil Bupati Tasikmalaya 2020, di Oproom Setda Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (8/1/2020).

 

Baca : Sebanyak 39 Kepala Sekretariat Panwascam di Kabupaten Tasikmalaya Dilantik



Hadir dalam rakor tersebut, antara lain, Asisten Daerah Bidang Pemerintahan Setda Kab Tasikmalaya, Ahmad Muhsin, Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Dodi Juanda dan para camat atau perwakilan camat se-Kabupaten Tasikmalaya.

Sementara itu Dodi Juanda kembali menegaskan tentang netralitas ASN dalam pesta demokrasi Pilkada agar cita-cita menciptakan pemilu yang demokratis, jujur, adil dan berkualitas, benar-benar dapat diwujudkan.

"Bawaslu mengingatkan kembali kepada seluruh ASN untuk menjaga netralitas. Kami berharap agar pelaksanaan Pilkada nanti tidak tercederai oleh aksi-aksi ASN yang berpihak terhadap salah satu pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati yang pada akhirnya dapat merugikan kepada paslon itu sendiri," kata Dodi.*


Baca pula : Pilkada Memilih Kepala Daerah Bukan Memilih Pemimpin Agama

 


Berita Terkait