Pilkada Tasikmalaya, Satu Paslon Perseorangan Belum Input Data

Rabu, 15 Januari 2020 09:25 D. Farhan Kamil Pilkada

Pilkada Tasikmalaya, Satu Paslon Perseorangan Belum Input Data

 

Koropak.co.id - Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya Divisi Teknis dan Penyelenggaraan, Jajang Jamaludin S.Ag mengatakan, selain pengumpulan data dukungan berupa foto copy KTP-el warga sebanyak 6,5 persen atau 88.820 lembar, kemudian mengisi form B. 1-KWK, seluruh calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang maju dari jalur perseorangan, harus melakukan input data ke Sistem Informasi Pencalonan (Silon) Pemilu.

Meskipun tahapan penyerahan syarat dukungan untuk calon perseorangan, batas waktunya masih terhitung lama, yakni 23 Februari 2020, namun salah satu pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati dari jalur perseorangan yaitu Cep Zamzam dan Fadil Karsoma (Cekas) telah mulai melakukan input data syarat dukungan ke Silon KPU secara online maupun offline.

"Hingga pertengahan Januari 2020 ini, tercatat sekitar 3.630 dukungan yang sudah diupload ke Silon secara online. Sedangkan secara offline sudah mencapai sekitar 80 ribu dukungan," kata Jajang kepada Koropak, Rabu (15/1/2020).

Berdasarkan laporan resmi yang diterima KPU, ucap Jajang, untuk input data dukungan ke Silon, paslon Cep Zamzam dan Padil mengerahkan 50 tenaga operator.

Sementara untuk paslon Andri Agustian dan Erfan Suryana yang juga berangkat dari jalur perseorangan, hingga saat ini belum melakukan input data syarat dukungan ke KPU.

"KPU baru sebatas menerima narahubung dari paslon tersebut dan memasukkannya ke dalam sistem KPU," ujarnya.

 

Baca : Pilkada Kehadiran Pengusaha Birokrasi dan Petahana Perlu Diwaspadai

Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya Zamzam Zamaludin SP menambahkan, syarat dukungan calon perseorangan yang mencapai 88.820 lembar bisa saja berkurang, setelah dilakukan verifikasi administrasi dan cek faktual ke lapangan oleh KPU melalui PPK dan PPS.

Apabila terjadi kekurangan pasca dilakukan verifikasi administrasi dan cek faktual, maka KPU akan meminta kekurangannya dengan berbatas waktu. Dan jika selama kurun waktu tertentu belum bisa melengkapi kekurangan tadi, maka berdasarkan Peraturan KPU, pihak paslon harus menyerahkan dua kali lipat jumlah dukungan yang kurang.

Untuk tahapan pelaksanaan verifikasi data dukungan tambah Zamzam, dilakukan mulai 27 Februari hingga 25 Maret 2029. Dan untuk pemeriksaan faktual, akan dilakukan mulai 26 Maret sampai 15 April 2020.

“Mulai tanggal 16 hingga 22 April 2020 nanti, kita akan melakukan rekapitulasi syarat dukungan calon yang telah terverifikasi, di tingkat kecamatan. Hasil rekapitulasi tersebut akan dibawa ke rapat pleno KPU Kabupaten Tasikmalaya pada tanggal 23-24 April," tutur Zamzam.*

 

Baca pula : Sebanyak 39 Kepala Sekretariat Panwascam di Kabupaten Tasikmalaya Dilantik