BPRS Al-Madinah Mesti Siap Bersaing Dengan Perusahaan Finance

Rabu, 15 Januari 2020 23:55 Clara Aditia Daerah

BPRS Al-Madinah Mesti Siap Bersaing Dengan Perusahaan Finance

 


Koropak.co.id - Menanggapi wacana penambahan dua produk perbankan di Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Al-Madinah, yakni pembiayaan sepeda motor dan pembiayaan ibadah Umroh, Anggota Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PKS, Ing. M. Rijal AR Sutadiredja, M.AB menuturkan sebagai lembaga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kota Tasikmalaya, BPRS Al-Madinah harus memiliki strategi terukur dan efektif.

Hal itu disampaikan Rijal saat menjadi Keynote Speaker dalam Focus Group Discussion Sosialisasi Rencana Bisnis Bank (RBB) BPRS Al-Madinah yang digelar di Favehotel Tasikmalaya, Rabu (15/1/2020).

"Memang kita masih memiliki banyak kekurangan dan kelemahan. Kami tegaskan jangan terlalu dipikirkan sehingga menjadi beban dalam kinerja. Lakukan yang terbaik, siapkan strategi dengan memperkuat tim bisnis untuk bisa memasarkan produk-produk perbankan BPRS Al-Madinah sebagai bagian penumbuhkembangan ekonomi syariah di Kota Tasikmalaya," katanya.

Ditambahkan Rijal, jika pada sebelumnya orang ingat BPRS Al-Madinah adalah bank syariah milik Kota Tasikmalaya, bagaimana caranya BPRS Al-Madinah mengubahnya agar ke depan masyarakat memandang BPRS Al-Madinah milik masyarakat Kota Tasikmalaya.

"Perlu strategi, struktur tim yang kuat, upgrade skil, dan gaya kepemimpinan untuk mengembangkan BPRS. Tingkatkan kapasitas tim bisnis agar jago memasarkan produk BPRS Al-Madinah. Apalagi ada produk tambahan. Pasar sudah ada, tinggal bagaimana kesiapan BPRS Al-Madinah berkompetisi dengan market leader pembiayaan kendaraan, yakni leasing. BPRS Al-Madinah harus siap bersaing dalam kompetisi market," katanya.

 

 

Koropak.co.id - BPRS Al-Madinah Mesti Siap Bersaing Dengan Perusahaan Finance

 

Baca : Diperlukan Perwalkot Guna Memacu Pertumbuhan BPRS Al-Madinah

Sementara itu, Direktur Operasional BPRS Al-Madinah, Rudyono menuturkan di tahun 2020, banyak target yang ingin dicapai. Termasuk dengan menerbitkan dua produk perbankan baru, yakni pembiayaan kepemilikan kendaraan bermotor, serta pembiayaan berangkat ibadah Umroh.

"Di momentum ini, kami sosialisasikan program-program kepada marketing agar dapat memahami dan menguasai. Kami mendatangkan pemateri dari Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya yakni Pak Rijal dan Pak Murjani guna memberikan suntikan edukasi dan motivasi agar tim marketing kami dapat tumbuh dan meningkat skil marketingnya," katanya.

Dikatakan Rudyono, jika dilihat dari kinerja tahun 2019, BPRS Al-Madinah sudah berada pada trek yang tepat, BPRS Al-Madinah juga telah membaca ekonomi makronya, tinggal menggarap pasar yang masih sangat luas.

"Alhamdulillah di tahun sebelumnya aset kita tumbuh, laba melampaui target. Ke depan, kami ingin capaian ini meningkat. Kami juga ingin ada revitalisasi gedung kantor kami. Oleh sebab itu, strateginya kita harus lebih cerdas menangkap peluang bisnis mana yang akan kita raih. Semoga BPRS Al-Madinah terus tumbuh menjadi bank syariah yang paling diminati di Kota Tasikmalaya," katanya.*

 

 




Berita Terkait