Soal Pemekaran Tasela, Pemkab Tasikmalaya Dianggap Lelet

Jum'at, 17 Januari 2020 07:39 D. Farhan Kamil Daerah

Soal Pemekaran Tasela, Pemkab Tasikmalaya Dianggap Lelet

 
Koropak.co.id - Sejak hampir 11 tahun awal digulirkannya wacana pemekaran wilayah Kabupaten Tasikmalaya selatan (Tasela) menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB), hingga kini belum ada kejelasan yang dapat dibanggakan masyarakat Tasela.

Bahkan untuk persoalan ini, Pemkab Tasikmalaya dinilai lambat dan tidak serius dalam merumuskan langkah-langkah dan kebijakan strategis, untuk memuluskan keinginan masyarakat Tasela.

"Kita menganggap bawa pemerintah tidak cukup serius mengawal pembentukan DOB Tasela. Terbukti salah satunya adalah tidak ada anggaran pemerintah yang khusus dialokasikan untuk mengurus DOB," kata Sekretaris Presidium DOB Tasela, Asep Saefullah dalam rapat kerja Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya di Ruang Serbaguna DPRD, Kamis (16/1/2020).

Dalam rapat kerja yang dihadiri Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Bagian Pemerintahan pada Setda dan Asisten bidang Pemerintahan itu, Asep menegaskan, jika selama ini, pemerintah baru bergerak ketika ada dorongan dari presidium. Kemudian alur dan proses pemekaran ini kerap terputus ketika terjadi perubahan personel birokrasi dalam hal ini di bagian pemerintahan.

"Kita ingin pemerintah serius serta responsif secara cepat mengikuti berbagai perkembangan informasi baik dari pemerintah pusat maupun provinsi, untuk menuntaskan persoalan DOB Tasela ini. Kita juga ingin melihat langkah-langkah nyata pemerintah salah satunya memenuhi apa-apa yang telah direkomendasikan oleh Gubernur Jawa Barat seiring dengan adanya perubahan aturan dan kondisi berbeda dari awal pengusulan DOB Tasela, yang kemudian harus ada penyesuaian," tutur Asep yang juga anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

Ia juga menyebutkan, jika proses pembentukan DOB di Kabupaten Tasikmalaya, jauh tertinggal dibanding Garut dan Indramayu. Hal tersebut, karena didorong semangat pemerintah untuk lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Urusan DOB Tasela bukan lagi tanggung jawab Presidium. Kini mutlak menjadi tanggung jawab Pemkab Tasikmalaya untuk mengawal dan memuluskannya. Kita berharap daerah persiapan DOB Tasela secepatnya bisa ditetapkan untuk tiga tahun ke depan," tambahnya.

 

Koropak.co.id - Soal Pemekaran Tasela, Pemkab Tasikmalaya Dianggap Lelet (2)

 


Baca : Sejalan Dengan RPJMD Jabar DOB Tasela Harus Terus Dikawal

Baca : Daerah Otonom Baru Tasikmalaya Selatan Terbentur Ibu Kota


Menanggapi hal tersebut, Asda bidang Pemerintahan, Ahmad Muchsin mengatakan, sekalipun tidak ada alokasi khusus anggaran untuk program DOB Tasela, namun pihaknya terus bergerak salah satunya dengan melakukan koordinasi serta komunikasi baik di tingkat pusat maupun pemerintah provinsi.

"Kita juga sudah mengevaluasi seluruh proses dan dokumen usulan DOB Tasela sejak 2013-2015. Alhasil kita mulai menyusun dokumen-dokumen penyesuaian seiring dengan perubahan UU tentang Pemerintah Daerah, termasuk data penduduk yang harus diperbaharui. Pasalnya data penduduk yang saat ini ada dalam usulan di Kemendagri dan Pemprop adalah data tahun 2015," kata Muchsin.

Pemerintah saat ini tambah dia, sedang mempersiapkan berbagai aspek terkait penetapann calon ibu kota sebagai respons dari surat Gubernur Ridwan Kamil pada tanggal 20 Desember 2019.

"Kami akan memacu diri untuk akselerasi perwujudkan pembentukan DOB Tasela. Semangat kami sama, yakni mendekatkan pelayanan kepada masyarakat," ucapnya.*

 

Baca pula : Soal DOB, Pimpinan Dewan Dorong Pemkab Tasikmalaya Fokus

 


Berita Terkait