Soal DOB, Pimpinan Dewan Dorong Pemkab Tasikmalaya Fokus

Jum'at, 17 Januari 2020 09:10 D. Farhan Kamil Parlemen

Soal DOB, Pimpinan Dewan Dorong Pemkab Tasikmalaya Fokus


Koropak.co.id - Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin (CNY) menilai, sejauh ini Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya belum mampu secara maksimal mendorong terwujudnya Daerah Otonomi Baru (DOB) Tasik Selatan (Tasela), yang selama bertahun-tahun menjadi harapan besar warga Tasela untuk membangun dan memajukan daerahnya sendiri.

Ia menilai, langkah pemda untuk mengawal terbentuknya DOB tersebut, belum terukur dan terstruktur serta berkelanjutan atau berkesinambungan (sustainable). Maka dapat dimaklumi ketika kebijakan moratorium pemekaran daerah dicabut, justru pembentukan DOB di beberapa daerah di Jawa Barat yang lebih awal terwujud ketimbang Kabupaten Tasikmalaya.

Menurutnya, janji politik Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil tentang pemekaran beberapa daerah di Jawa Barat, merupakan isu membanggakan serta menjadi energi positif bagi Pemkab Tasikmalaya untuk menciptakan akselerasi persiapan pembentukan DOB Tasela.

"Atas nama pimpinan DPRD sekaligus Koordinator Komisi I yang memiliki mitra kerja bagian pemerintahan (bagpem) di Setda Kabupaten Tasikmalaya, saya mendorong agar mulai saat ini langkah-langkah pemda harus lebih terukur. Bentuk Pokja pembentukan DOB agar programnya jelas dan terukur, sustainable dengan agenda atau schedule yang pasti tahapannya," kata CNY dalam rapat kerja Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya di ruang serbaguna DPRD, Kamis (16/1/2020).

Dengan dibentuknya Pokja DOB, ucap dia, maka akan menambah kejelasan terkait personal-personal di pemerintahan yang mengurus DOB Tasela yang sudah menjadi keputusan politik.

"Kita juga tidak menginginkan, progres DOB kembali mentah ketika ada pergantian insan birokrasi khususnya di bagian pemerintahan. Maka untuk itu harus dikuatkan melalui Pokja," ujarnya.

 

Koropak.co.id - Soal DOB, Pimpinan Dewan Dorong Pemkab Tasikmalaya Fokus (2)

 

Ditambahkan CNY, ada beberapa ruang di gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya yang kosong dan ke depan dapat difungsikan sebagai sekretariat Pokja.

"Ini akan memudahkan pihak eksekutif dan legislatif serta pihak presidium, melakukan koordinasi. Kita ingin semua ini dapat diwujudkan per awal bulan Februari 2020. Kita akan bawa ke pembahasan Badan Musyawarah (Banmus)," tutur CNY yang juga politisi PPP dari Tasela.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya, H. Demi Hamzah Rahadian menyebutkan, jika selama ini pihaknya belum pernah diajak koordinasi oleh pihak eksekutif apalagi dilibatkan dalam pembahasan DOB sesuai dengan perkembangan terbaru.

"Urusan DOB ini mutlak butuh sinergitas antara eksekutif dengan legislatif. Ia berharap ke depan, bagpem lebih sering berkoordinasi dengan Komisi I sebagai mitra kerja. termasuk koordinasi terkait usulan anggaran untuk memuluskan proses pengurusan dokumen terbentuknya DOB Tasela," ucapnya.*

 

Bacal : Pemekaran Tasela Pemkab Tasikmalaya Dianggap Lelet

 


Berita Terkait