Berpikir Out Of The Box Ciptakan Magnet Wisatawan di Kota Tasikmalaya

Selasa, 21 Januari 2020 22:28 Clara Aditia Parlemen

Berpikir Out Of The Box Ciptakan Magnet Wisatawan di Kota Tasikmalaya


Koropak.co.id - Ketua Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya, Andi Warsandi menuturkan saat ini Komisi II turut membidangi kepariwisataan dengan mitra kerja Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya. Oleh sebab itu, Komisi II perlu menggali rencana strategis Disporabudpar dalam pengembangan kepariwisataan di Kota Tasikmalaya.

Hal itu disampaikan Andi yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Tasikmalaya kepada Koropak selepas Rapat Kerja Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya dengan Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Selasa (21/1/2020).

"Raker ini kita gelar guna mengetahui lebih jauh seperti apa rencana strategis Disporabudpar untuk pengembangan kepariwisataan di Kota Tasikmalaya yang kemudian dikolaborasikan dengan pikiran dan pandangan strategis dari Komisi II yang memberikan atensi luar biasa bagi pariwisata," katanya.

Dikatakan Andi, Komisi II mendorong agar Disporabudpar menciptakan sebuah magnet wisatawan datang ke Kota Tasikmalaya. Diketahui bahwa Kota Tasikmalaya tidaklah memiliki wisata alam, hanya ada Situ Gede dan Situ Cibereum. Oleh sebab itu Disporabudpar didorong harus mampu menciptakan kreasi dan inovasi baru dalam menciptakan wisata alternatif, dan kemudian bisa dijual kepada para wisatawan.

"Disporabudpar harus mampu menciptakan kepenasaran agar wisatawan singgah, menginap dan penasaran datang kembali ke Kota Tasikmalaya. Dalam hal ini kita harus bisa berpikir out of the box. Berpikir bagaimana kita kumpulkan spirit menjadi sebuah komitmen bersama membangun pariwisata Kota Tasikmalaya ke depan lebih berkembang," katanya.

 

Koropak.co.id - Berpikir Out Of The Box Ciptakan Magnet Wisatawan di Kota Tasikmalaya (2)

 

Baca : Asal Jelas Target dan Dampak, Dewan Akan Dorong Peningkatan Anggaran

 

Ditambahkan Andi, Komisi II juga menyambut baik adanya identifikasi atas destinasi wisata baru, seperti halnya Kampung Salapan, serta Taman Keanekaragaman Hayati di Kecamatan Bungursari yang berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya.

"Semoga ke depan ada langkah kolaboratif untuk bersama membangun potensi pariwisata di sektor agrowisata. Kita harus bisa menciptakan Kota Tasikmalaya jadi tempat persinggahan wisata yang nyaman yang diyakini akan memacu pertumbuhan ekonomi di Kota Tasikmalaya," katanya.

Dikarenakan minimnya destinasi wisata di Kota Tasikmalaya, kata Andi, maka Kota Tasikmalaya juga sangat cocok jika mengembangkan wisata Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE).

"Soal keluhan Disporabudpar tentang minimnya anggaran, kami bisa mendorong peningkatan anggaran namun harus jelas dulu output outcome seperti apa. Sepanjang memberikan impact positif terhadap perekonomian masyarakat, kita akan support," katanya.

Ditambahkan Andi, terpenting bagaimana rencana strategis Disporabudpar dalam pengembangan wisata, dan bisa menciptakan multiplier ekonomi yang luar biasa di tengah keterbatasan ketersediaan anggaran yang ada.*

 

Baca pula : Disporabudpar Kota Tasikmalaya Akan Kembangkan Kampung Salapan


Berita Terkait