Tim Gabungan Lakukan Razia Kendaraan Pengangkut Barang

Kamis, 23 Januari 2020 10:56 D. Farhan Kamil Daerah

Tim Gabungan Lakukan Razia Kendaraan Pengangkut Barang

 

Koropak.co.id - Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tasikmalaya dan Satlantas Polres Tasikmalaya menggelar razia angkutan, baik angkutan umum, angkutan pribadi maupun angkutan barang yang melintas di jalan Muktamar Desa Cipakat Kecamatan Singaparna, Rabu (22/1/2020).

Selain memeriksa surat-surat kendaraan seperti STNK, kartu uji kir, petugas gabungan juga memeriksaan surat izin mengemudi (SIM). Alhasil, sejumlah pengendara terpaksa ditilang petugas karena kedapatan membawa kendaraan pengangkut barang yang sudah habis masa uji kir dan ketinggalan bayar pajak tahunan.

Di samping itu, di jalur yang menjadi primadona perlintasan kendaraan truk pengangkut pasir Galunggung ini, petugas menemukan beberapa truk pengangkut pasir yang melebihi batas tonase yakni 8 ton. Mereka diberi sanksi berupa penilangan oleh petugas.

Terkait maraknya truk pengangkut pasir yang nakal, Kabid Lalin Dishub Kabupaten Tasikmalaya Sana Andriana, mengatakan, pengusaha angkutan maupun pengemudi truk pasir, kerap tidak mentaati aturan yang sudah disampaikan. Seperti untuk tidak memuat pasir melebihi ambang batas pengangkutan yakni berjarak 80 centi meter dari bak penampungan, menutupi bak pasir dengan terpal dan mengangkut pasir dalam kondisi kering.

 

Koropak.co.id - Tim Gabungan Lakukan Razia Kendaraan Pengangkut Barang (2)

 

"Kami sudah menyampaikan himbauan tersebut, tetapi mereka tidak mentaati aturan. Hari ini kami melihat beberapa truk mengangkut pasir melebihi batas tonase dan itu dapat dibaca secara sepintas dengan cara dilihat kasat mata. Ini bisa mencapai 10 ton," kata Sana.

Pihaknya lanjut Sana, akan terus melakukan razia dan pemanatauan terhadap kendaraan-kendaraan pengangkut barang, terutama kendaraan pengangkut pasir. Hal itu sebagai upaya untuk menekan angka pelanggaran yang selama ini dikeluhkan warga.

Kepada wartawan, salah seorang supir truk pengangkut pasir, Jajang (36) mengaku, ia hanya supir yang melaksanakan tugas untuk mengantarkan pasir ke stock field di Cikunir Kecamatan Singaparna.

"Urusan tidak memakai terpal, kelebihan tonase dan pasir dalam kondisi basah, itu merupakan kewenangan pengusaha," tegasnya.*


Lihat : Kembangkan Pariwisata Galunggung Bertransformasi Menuju Geopark Nasional 


Berita Terkait