Kunjungi SKB, Budi Budiman Tinjau Kelayakan Sarana Pendidikan

Jum'at, 24 Januari 2020 19:58 Eris Kuswara Daerah

Kunjungi SKB, Budi Budiman Tinjau Kelayakan Sarana Pendidikan


Koropak.co.id - Walikota Tasikmalaya, Drs. H. Budi Budiman melaksanakan kunjungan ke UPTD Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Tasikmalaya Jalan RE Martadinata Belakang 212 Gang Kudanguyah Utara Nomor 4 Kota Tasikmalaya, Jumat (24/1/2020).

Dalam kunjungan tersebut Walikota Tasikmalaya meninjau berbagai sarana dan prasarana yang dimiliki SKB Kota Tasikmalaya mulai dari ruang kelas, ruang komputer hingga ruang otomotif yang baru saja dibangun.

Kepada Koropak, Walikota mengatakan, SKB sangat membantu masyarakat Kota Tasikmalaya, sebab kegiatan di SKB cukup beragam mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Pendidikan Masyarakat (Dikmas).

"Terdapat pula program kesetaraan paket B dan C yang sangat bermanfaat bagi masyarakat yang putus sekolah. Termasuk juga dengan 7 bidang kursus pelatihan yang disediakan mulai dari kursus menjahit, tata busana, tata rias hingga kursus otomotif yang baru saja dibuka," kata Walikota.

 

Koropak.co.id - Kunjungi SKB, Budi Budiman Tinjau Kelayakan Sarana Pendidikan (2)

 

Baca : Manfaat Program WUB Bagi Peserta Mesti Ditinjau dan Dievaluasi

Ditambahkan Walikota, program yang ada di SKB Kota Tasikmalaya sangat penting karena berkaitan dengan program pencetakan Wirausaha Baru (WUB). SKB merupakan tempat memberikan pelatihan, pembelajaran serta kursus-kursus bagi masyarakat termasuk juga program kejar paket B dan C.

"Alhamdulillah SKB sudah memiliki ruang kelas dan ruang otomotif yang baru, tinggal nanti penambahan gedung baru yang akan dibangun tahun ini melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Namun hal yang paling utama adalah pembangunan akses jalan menuju SKB," ucapnya.

Walikota menuturkan, untuk iuran Rp 10.000 yang diwajibkan SKB juga sebenarnya tidak terlalu besar dan hanya sebagai bentuk iuran untuk operasional kegiatan yang dilaksanakan. Oleh sebab itu, pemerintah juga akan melihat terlebih dahulu apakah iuran tersebut tidak menjadi keluhan bagi siswa SKB.

"Kursus-kursus yang ada di SKB harus dijadikan sebagai penggerak sehingga masyarakat memiliki kemampuan dan keterampilan mulai di bidang busana, menjahit, kecantikan, rias pengantin, komputer, tata boga termasuk juga dengan teknik sepeda motor atau otomotif," ujarnya.*

 

Baca pula : Sebanyak 26 PMKS di Kota Tasikmalaya Perlu Ditanggulangi


Berita Terkait