Rebutan GOR Sukapura, Musisi Kota Tasikmalaya Kecewa

Selasa, 28 Januari 2020 07:52 Eris Kuswara Parlemen

Rebutan GOR Sukapura, Musisi Kota Tasikmalaya Kecewa


Koropak.co.id - Menyikapi perihal tidak boleh digunakannya Gedung Olahraga (GOR) Sukapura Tasikmalaya untuk pertunjukan musik, Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT) menggelar kegiatan audiensi bersama Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya yang dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Tasikmalaya, Senin (27/1/2020).

Dalam audiensi yang dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya, Dede Muhammad Muharram tersebut, turut hadir Ketua Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT), Bode Riswandi, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya, Hadian serta tamu undangan lainnya.

Dijumpai Koropak selepas kegiatan, Ketua Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya, Dede Muhammad Muharram menuturkan DKKT bersama para musisi menyampaikan aspirasi terkait dengan keinginannya menggelar event besar pada April 2020 mendatang di GOR Sukapura Tasikmalaya namun tidak diperbolehkan dengan alasan takut merusak sasana tersebut.

"Sayangnya Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Diporabudpar Kota Tasikmalaya, melarang penggunaan gedung tersebut kecuali untuk kegiatan olahraga karena lebih diprioritaskan untuk menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Tahun 2022 mendatang," kata Dede.

Ditambahkan Dede, tentunya sebagai masyarakat merasa kecewa. Namun ini mesti ada solusi terbaik, salah satunya dengan dibangunnya tempat untuk pelaksanaan event-event musik yang lebih refresentatif dan mampu menampung jumlah pengunjung hingga mencapai ribuan.

Hal tersebut dikarenakan untuk saat ini Gedung Kesenian Kota Tasikmalaya tidak memungkinkan dan tidak mampu menampung banyak pengunjung dan hanya mampu menampung sekitar 250 orang saja.

 

Koropak.co.id - Rebutan GOR Sukapura, Musisi Kota Tasikmalaya Kecewa (2)

 

Lihat : DPRD Kota Tasikmalaya Terima Jeritan DKKT Soal Penggunaan GOR

 

Sementara itu, Ketua DKKT Bode Riswandi menuturkan pada audiensi tersebut DKKT masih belum mendapatkan kesimpulan akhir. Namun, DKKT akan tetap memfasilitasi keinginan dari musisi Kota Tasikmalaya perihal masalah penggunaan Gor Sukapura.

"GOR Sukapura Tasikmalaya tidak boleh digunakan karena mereka beralasan GOR tersebut sedang dipersiapkan untuk ajang Porprov tahun 2022. Dengan hasil tersebut, maka kami harus tetap berusaha lagi," tutur Bode.

Dengan hasil audiensi kali ini, kata Bode, diharapkan Pemerintah Kota Tasikmalaya bisa memberikan satu ruang baru khususnya bagi para musisi sebagai bentuk perhatiannya jika memang Gor Sukapura tetap tidak bisa digunakan untuk pentas musik.*

 

Baca pula :

Forum Cabor Beladiri Kota Tasikmalaya Ragukan Spirit Pemerintah

- Pemerintah Lalai Atas Apresiasi, Atlet Mengabdi Untuk Daerah Lain

 

 

 


Berita Terkait