Kronologis Penemuan Jasad Siswi SMP Dalam Gorong-Gorong

Selasa, 28 Januari 2020 15:50 Dede Hadiyana Daerah

Kronologis Penemuan Jasad Siswi SMP Dalam Gorong-Gorong

 

Koropak.co.id - Satreskrim bersama Unit Inafis Polres Tasikmalaya Kota dan Polsek Cihideung, mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) ditemukannya sosok mayat dalam gorong-gorong di Jalan Cilembang Kelurahan Cilembang Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya, Senin (27/1/2020).

Berdasarkan sejumlah informasi yang berhasil dikumpulkan Koropak, Selasa (28/1/2020), kronologis penemuan mayat yang berada tepat di depan SMPN 6 Tasikmalaya tersebut, bermula sekitar pukul 14.30 WIB saat warga setempat, Teteng melapor kepada warga lainnya, Engkos yang menyatakan saluran air tersebut tersumbat dan mengeluarkan bau busuk yang menyengat.

Engkos pun berinisiatif mencari tau sumber bau tersebut dengan menusuk-nusuk sumber sumbatan pada gorong-gorong hingga harus membongkar dari bagian atas. Usai dilakukan pembongkaran terlihat kaki manusia. Engkos pun berhenti melakukan pembongkaran dan melaporkan temuannya tersebut kepada pihak kepolisian.

"Ya kan saya teh dapat laporan kalau selokan tersumbat, terus dari gorong-gorong tercium bau busuk. Karena penasaran saya coba bongkar dari atas. Saya kaget pas lihat kaki manusia. Saya buru-buru laporan ke polisi," kata Engkos.

Usai menerima laporan, Unit Inafis Polres Tasikmalaya Kota dan Polsek Cihideung langsung menuju TKP dan melanjutkan pembongkaran gorong-gorong tersebut. Ditemukan mayat berjenis kelamin perempuan dengan posisi terlentang menggunakan seragam pramuka, tas sekolah yang masih di tangan korban, serta kerudung yang masih melingkar di leher korban.

 

Koropak.co.id - Kronologis Penemuan Jasad Siswi SMP Dalam Gorong-Gorong (1)

 

Baca : Siswi SMP Ditemukan Tewas Dalam Gorong-Gorong

 

Dari hasil penyelidikan, bahwa di dalam tas korban terdapat buku-buku dan identitas korban yang diketahui bernama Delis Sulistina (13) warga Sindangjaya RT 04/ RW 08 Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya yang masih seorang pelajar SMP.

Saat ini, sudah ada orangtua yang mengakui bahwa korban merupakan anak kandungnya yang hilang sejak Kamis (23/1/2020) dan sudah melaporkan ke Polsek Mangkubumi pada Jumat (24/1/2020) lalu.

Korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut atas kematian korban. Selama proses evakuasi, ratusan warga nampak berkerumun sehingga guna memberikan kelancaran dalam proses evakuasi polisi pun memasang police line.

Setelah dievakuasi ke RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya dan menjalani tes visum, hasilnya dokter dari RSUD dr. Soekardjo menyimpulkan bahwa korban mengalami kekerasan dengan beberapa luka memar serta terdapat darah dari telinga dan tidak ada organ tubuh yang hilang seperti ramai dimedia sosial.

"Jajaran Polres Tasikmalaya Kota akan mengusut tuntas kasus penemuan mayat ini. Semoga penyidik diberikan kemudahan dalam mengungkap kasus ini. Mohon doanya dari semua pihak," ujar Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto, S.IK.*

 

Baca pula : Fakta di Balik Penemuan Jasad Siswi SMP di Tasikmalaya


Berita Terkait