Januari 2020, Polres Tasikmalaya Kota Ungkap 8 Kasus Narkoba

Kamis, 30 Januari 2020 21:16 Eris Kuswara Daerah

Januari 2020, Polres Tasikmalaya Kota Ungkap 8 Kasus Narkoba


Koropak.co.id - Wakapolres Tasikmalaya Kota, Kompol Andrey Valentino S.IK mengekpose pengungkapan 8 kasus Narkoba yang sudah beroperasi selama Januari 2020, Kamis (30/1/2020). Bertempat di Lobby Mapolres Tasikmalaya Kota, diketahui Tempat Kejadian Perkara (TKP) seluruhnya berada di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota.

Kompol Andrey mengatakan, Polres Tasikmalaya Kota berhasil mengamankan 8 tersangka berinisial AM, DD, ZB, WE, YM, FP, IN, dan VR. Dari 8 kasus yang diungkap, 5 di antaranya merupakan kasus narkotika jenis sabu-sabu kemudian sisanya adalah kasus penyalahgunaan obat keras.

"Delapan tersangka yang diamankan tersebut meliputi satu orang pengguna, 3 orang sebagai perantara, dan 4 orang lainnya adalah pengedar. Namun 1 orang di antara mereka juga adalah residivis," kata Andrey.

 

Koropak.co.id - Polres Tasikmalaya Kota Ungkap 8 Kasus Narkoba Sepanjang Januari 2020 (2)

 

Baca : BNN Gerebek Pabrik Narkotika Berkedok Pabrik Sumpit

Ditambahkan Andrey, Polres Tasikmalaya Kota juga berhasil mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu-sabu sekitar 49,69 gram dan obat keras berupa hexymer sebanyak 135 butir dan tramadol sebanyak 1.463 butir. pihaknya juga menilai, obat keras tersebut pada umumnya diedarkan kepada kalangan remaja atau pelajar.

"Untuk sabu-sabu diedarkan untuk kalangan pekerja. Atas perbuatannya itu, 8 tersangka yang telah ditangkap harus mendekam di sel tahanan Polres Tasikmalaya Kota," ucapnya.

Andrey menuturkan, untuk tersangka yang menggunakan barang haram tersebut akan dikenakan Pasal 127 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 4 tahun penjara.

"Sementara untuk tersangka yang berperan sebagai perantara, akan dikenakan Pasal 114 Undang-Undang Narkotika dengan ancaman 5 hingga 20 tahun penjara. Sedangkan untuk pengedarnya, akan dikenakan Pasal 112 Narkotika dengan ancaman 5 hingga 20 tahun penjara," ujarnya.*

 

Baca pula : Sukses Ungkap Pabrik Pil PCC, Walikota Tasikmalaya Berikan Penghargaan


Berita Terkait