Dongkrak PAD, Dorong Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Tasikmalaya

Jum'at, 31 Januari 2020 23:35 Clara Aditia Pilkada

Dongkrak PAD, Dorong Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Tasikmalaya



Koropak.co.id - Bakal Calon (Balon) Bupati/Wakil Bupati Tasikmalaya, Drs. Ujang Sukmana menyatakan kesiapannya berlaga di Pilkada Kabupaten Tasikmalaya teriring dengan pengalamannya selama 9 tahun berada di pemerintahan yang membuatnya tahu apa kemauan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.

Dijumpai Koropak, Jumat (31/1/2020), pituin asal Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya tersebut menuturkan berdasarkan pengamatannya saat menjadi anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya selama 9 tahun masa jabatan, dia pun memahami bahwa yang dibutuhkan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya adalah kehidupan yang sejahtera.

"Kehidupan sejahtera bukan berarti kebutuhan hidup masyarakat sepenuhnya dicukupi pemerintah, namun
pemerintah berkewajiban meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membangun sarana dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat, termasuk pendidikan. Di sinilah kemampuan seorang pemimpin di daerah diuji," katanya.

Seorang pemimpin, ucap Ujang, harus bisa "mendapatkan uang" sebanyak-banyaknya. Artinya seorang pemimpin harus cerdas mengelola program di daerahnya agar dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jangan sampai PAD di Kabupaten Tasikmalaya seperti sekarang ini, rendah dan tidak bisa mencukupi pembangunan-pembangunan yang ada sehingga kesejahteraan masyarakat pun sangat sulit untuk tumbuh.

"Sekarang di Pemkab Tasikmalaya, dalam pengelolaan anggaran, lebih besar pasak daripada tiang. Artinya lebih besar beban yang dipikul oleh pemerintah daerah ketimbang pendapatan APBD yang dimiliki," katanya.

Padahal, kata Ujang, Kabupaten Tasikmalaya merupakan daerah yang subur gemah ripah loh jinawi. Segala ada di Kabupaten Tasikmalaya, laut sepanjang 49 KM, ada Gunung Galunggung, obyek wisata religi, dan wisata lain, jadi bukan suatu hal yang mustahil jika PAD bisa meningkat.

Ditambahkan Ujang, tanah yang subur menjadikan pertanian di Kabupaten Tasikmalaya juga potensial. Tapi kenapa Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya tidak bisa menjual hasil bumi dari Tasikmalaya keluar daerah? Padahal itu bisa menjadi daya ungkit PAD Kabupaten Tasikmalaya.

"Mengulas histori, dahulu penjajah datang ke Indonesia untuk mengambil rempah-rempah. Di sini kita inginkan Disperindag lebih gesit mempromosikan produk-produk pertanian ke luar daerah, bahkan ke luar negeri. Butuh apa mereka dari Tasikmalaya," ucapnya.

 

 

Koropak.co.id - Dongkrak PAD, Dorong Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Tasikmalaya

 

Baca : Selama Belasan Tahun, Kabupaten Tasikmalaya Darurat Kepemimpinan

Dalam pengadaan produknya, Disperindag bisa bekerjasama dengan BUMDes, yang efek dominonya bisa membuat aktivitas perekonomian BUMDes bergeliat, angka pengangguran diminimalisasi, dan masyarakat di tingkat desa bisa terangkat kesejahteraannya.

"Insyaallah jika saya ditakdirkan memimpin Kabupaten Tasikmalaya, dengan mengetahui karakteristik potensi Kabupaten Tasikmalaya, dan kebutuhan masyarakat, saya mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat dan menumbuhkan PAD yang selama ini mengkhawatirkan. Saya pun akan menciptakan inovasi-inovasi agar PAD tumbuh dan tidak ada lagi program pembangunan yang hanya jalan di tempat akibat PAD minim," ucapnya.*

 

Baca pula : Pengalaman Politik Mumpuni Mantapkan Ujang Sukmana Bertarung di Pilkada Tasikmalaya