Peringatan Harlah NU di Kota Tasikmalaya Berlangsung Penuh Khidmat

Sabtu, 01 Februari 2020 19:14 Erni Nur'aeni Daerah

Peringatan Harlah NU di Kota Tasikmalaya Berlangsung Penuh Khidmat


Koropak.co.id - Ribuan santri Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tasikmalaya memenuhi GOR Susi Susanti Tasikmalaya dalam kegiatan Tasyakur Harlah NU ke-94, Sabtu (1/2/2020).

Ketua Pelaksana Muslim S.Sos., M.Si, mengatakan beberapa kegiatan yang dilaksanakan dalam Harlah meliputi bakti sosial, pasar murah, bazar dari produk-produk fatayat dan lainnya. Melalui peringatan Harlah ini, NU di Kota Tasikmalaya menjadikan pelopor dari segi kesejahteraan, kebersamaan meskipun berbeda dalam segi pilihan.

"Kita tetap bersatu demi Kota Tasikmalaya meskipun di tengah perbedaan paham, dan perbedaan dukungan karena hal tersebut merupakan wujud demokrasi di Indonesia," katanya.

Dalam pembangunan Kota Tasikmalaya, kata Muslim, NU mengharapkan segenap masyarakat harus bersama-sama memajukan pembangunan, terutama bagi generasi muda. Salah satu upaya warisan NU yaitu dengan adanya sekolah NU di setiap kecamatan yang menunjukan bahwa NU berkembang dengan baik dari segi pendidikan.

"Makanya harus ada pendidikan khusus di setiap pesantren di Kota Tasikmalaya. Untuk jumlah Pesantren NU di setiap kelurahan yang berjumlah 264 Ponpes senantiasa berhubungan baik dengan PC NU Kota Tasikmalaya," katanya.

Bahkan dari setiap kegiatan organisasi NU dengan lainnya berjalan dengan baik, dan Harlah NU tersebut menjadi salah satu simbol perdamaian umat serta perekat persatuan umat.

"Meskipun terdapat gesekan dan kritikan namun hal tersebut menjadi kritik yang membangun. NU harus menjadi pelopor di bidang keagamaan, ekonomi serta kesejahteraan. NU pun mesti menjadi pelopor dalam mengantisipasi kemiskinan," ujarnya.

 

Koropak.co.id - Peringatan Harlah NU di kota Tasikmalaya Berlangsung Penuh Khidmat (1)

 

Baca : NU Tetap Pegang Teguh Islam Ahlussunnah Wal Jamaah

Sementara itu Walikota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman mengatakan, bahwa di era globalisasi saat ini NU harus mempersiapkan kualitas diri demi tercapainya bangsa yang sejahtera dan diridhoi. Di usia yang ke-94, NU telah memberikan kontribusi bagi pembangunan kesejahteraan, serta pembangunan moral, mental dan akhlak masyarakat Kota Tasikmalaya.

"Apalagi Kota Tasikmalaya dikenal dengan Kota Santri dan Kota Pesantren kemudian memiliki Perda Tata Nilai, dan ini menjadi tugas dalam membangun mental menuju kota yang religius, maju dan madani," kata Walikota.*

 

Baca : GP Ansor dan Banser Miliki Nilai Pesantren yang Kuat

Lihat : Perkuat Militansi dan Loyalitas Kader Bela Agama dan Negara

 

 


Berita Terkait