Pilkada Tasikmalaya, Dukung Calon Asal Tasela Guna Wujudkan Pemekaran

Sabtu, 01 Februari 2020 23:14 Clara Aditia Pilkada

Pilkada Tasikmalaya, Dukung Calon Asal Tasela Guna Wujudkan Pemekaran



Koropak.co.id - Bakal Calon (Balon) Bupati/Wakil Bupati Tasikmalaya pituin Tasikmalaya Selatan, Drs. Ujang Sukmana mengharapkan warga di Tasikmalaya Selatan dapat mendukung lahirnya Bupati/Wakil Bupati Tasikmalaya yang berasal dari Tasikmalaya Selatan sebagai langkah untuk segera menuntaskan cita-cita pemekaran Kabupaten Tasikmalaya dengan Tasikmalaya Selatan.

Hal itu disampaikan Ujang kepada Koropak, Jumat (31/1/2020). Dikatakan Ujang, saat ini proses pemekaran sudah mencapai presidium yang sudah tuntas. Hanya saja sedang moratorium, semoga segera dicabut dan proses pemekaran bisa kembali dilanjutkan agar segera tuntas.

"Sebagai pituin Tasela, saya harapkan dukungan dari warga Tasela agar dapat lahir Bupati/Wakil Bupati Tasikmalaya dari Tasela guna menjemput impian mewujudkan DOB Tasela. Jika saya ditakdirkan jadi Bupati/Wakil Bupati Tasikmalaya, saya akan berjuang sekuat tenaga menjadi penyambung masyarakat dalam presidium DOB Tasela ke Jakarta supaya lebih cepat tuntas," katanya.

Di samping itu, kata Ujang, pihaknya juga akan mempersiapkan SDM andal guna mengisi pemerintahan di Kabupaten Tasikmalaya. Ujang yakin SDM Tasela bisa maju, bahkan orang selatan pintar dan layak memimpin jabatan strategis di Kabupaten Tasikmalaya. Hanya saja disayangkan selama ini kurang terperhatikan.

"Jika pemekaran Tasela terwujud, dan SDM Tasela untuk menjabat posisi strategis di pemerintahan sudah disiapkan, maka kelak tidak akan kelimpungan lagi mencari SDM untuk membangun Tasela," tuturnya.

 

 

Koropak.co.id - Pilkada Tasikmalaya, Dukung Calon Asal Tasela Guna Wujudkan Pemekaran

 

Baca : Ujang Sukmana Memiliki Karakter Pemimpin, Tegas, Adil dan Bijaksana

Hanya saja, ucap Ujang, selama ini di Kabupaten Tasikmalaya saja masih kekurangan SDM. Padahal, ketika dirinya bertugas di Menpan, dirinya mendapatkan pengalaman bahwa ada kaderisasi sampai 7 orang per jabatan. Jadi tatkala pejabat tersebut pensiun, penggantinya sudah siap untuk menjabat kekosongan jabatan yang ditinggalkan.

"Saya ingin minimal Kabupaten Tasikmalaya membuat bayangan supaya ketika mekar, orang Tasela bisa pulang untuk menjabat dan membangun pemerintahan Tasela," tuturnya.

Ujang berharap, menjelang pemekaran infrastruktur Tasela harus 90 persen selesai, sehingga ke depan tinggal memikirkan bangunan kantor dan melaksanakan program-program pembangunan.

"Jangan seperti di Kabupaten Tasikmalaya, jalan ratusan kilometer belum dibangun, gedung masih banyak yang belum diselesaikan. Hal itu terjadi karena perencanaan pembangunan tidak disesuaikan dengan kemampuan anggaran," katanya.*

 

Baca pula : Dongkrak PAD, Dorong Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Tasikmalaya