OJK Tasikmalaya Optimis, Di Tahun 2020, Pertumbuhan Kredit Meningkat

Rabu, 05 Februari 2020 17:51 Clara Aditia Daerah

OJK Tasikmalaya Optimis, Di Tahun 2020, Pertumbuhan Kredit Meningkat


Koropak.co.id - Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya, Edi Ganda Permana menuturkan Konferensi Pers "Perkembangan dan Isu Terkini Industri Jasa Keuangan" yang digelar Rabu (5/2/2020), bertujuan untuk menyampaikan kepada para stakeholder atas capaian kinerja industri jasa keuangan dengan kondisi per-Desember 2019.

"Data kinerja keuangan dari industri jasa keuangan kan dinilai di akhir tahun. Di konferensi ini kita paparkan. Secara umum, per-Desember 2019 industri jasa keuangan tumbuh dengan tingkat pertumbuhan kredit mencapai 7,87 persen yang berhasil melampaui rata-rata nasional," katanya.

Sementara untuk kualitas rasio Non Performing Loan (NPL) perbankan di Priangan Timur berada pada posisi 2,84 persen, melampaui rata-rata nasional yang berada di angka 2,5 persen.

"Memang secara umum pertumbuhan kredit masih di atas nasional. Namun jika dibandingkan tahun lalu, di wilayah kerja OJK Tasikmalaya terdapat penurunan," katanya.

Untuk target 2020, ucap Edi, meskipun nasional pertumbuhan kredit di bawah 7 persen, OJK optimis akan ada perbaikan pertumbuhan ekonomi dan kinerja industri jasa keuangan.

 

Koropak.co.id - OJK Tasikmalaya Optimis, Di Tahun 2020, Pertumbuhan Kredit Meningkat (2)

 

Baca : Kisruh Bank Emok Akibat Banyak Penyedia Pinjaman Gerah

Ditambahkan Edi, OJK telah meminta industri jasa keuangan bisa menumbuhkan kinerja intermediasinya di kisaran 11±1 persen, dengan tingkat risiko tetap rendah. Bahkan di wilayah kerja OJK Tasikmalaya, industri jasa keuangan didorong untuk mencapai target pertumbuhan kredit di angka 12 persen meskipun pada kenyataannya tumbuhnya di bawah 10 persen.

"Kita optimis meskipun di awal tahun banyak terjadi bencana, kegiatan ekonomi belum menggeliat, tapi semoga di akhir tahun pertumbuhan ekonomi bisa tumbuh di atas 11±1 persen," tutur Edi.

Ditambahkan Edi, dukungan jaringan industri jasa keuangan, khususnya perbankan baik konvensional maupun syariah, diharap dapat memacu industri jasa keuangan menggeliat. Tercatat di wilayah kerja OJK Tasikmalaya yang mencakup seluruh daerah di Priangan Timur, ada 17 kantor pusat, 61 kantor cabang, 239 kantor cabang pembantu, 126 kantor kas, 23 kantor fungsional, 10 kantor layanan syariah, serta 1 payment point.*

 

Lihat : Dewan Kali Permasalahan Perekonomian Bersama OJK Tasikmalaya