Pemerintah Kota Tasikmalaya Siapkan Konsep Ketahanan Ekonomi

Rabu, 05 Februari 2020 22:03 Eris Kuswara Daerah

Pemerintah Kota Tasikmalaya Siapkan Konsep Ketahanan Ekonomi



Koropak.co.id - Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, H Ivan Dicksan menghadiri kegiatan High Level Meeting TPID Se-Priangan Timur yang dilaksanakan di Bale Priangan Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Kota Tasikmalaya, Rabu (5/2/2020).

Kepada Koropak, Sekda menuturkan berdasarkan hasil perhitungan, angka inflasi di Kota Tasikmalaya pada tahun 2019 berada di bawah 2 persen dan menjadi yang terendah se-Pulau Jawa dan Bali. Kemudian dari tingkat pertumbuhan ekonomi, Kota Tasikmalaya berada di atas rata-rata Jawa Barat.

"Alhamdulillah angka pertumbuhan ekonomi kami berada di atas rata-rata Jawa Barat. Ini menjadi cerminan terciptanya iklim ekonomi yang baik. Jika inflasi rendah, maka secara otomatis stabilitas harga juga akan tetap terjaga yang tentunya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat," kata Ivan.

Ditambahkan Sekda, tingginya pertumbuhan ekonomi diharap dapat disertai dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Hal itu dibuktikan dengan menurunnya tingkat kemiskinan di Kota Tasikmalaya, meskipun saat ini masih tertinggi di Jawa Barat mencapai 11,6 persen.

 

 

Koropak.co.id - Pemerintah Kota Tasikmalaya Siapkan Konsep Ketahanan Ekonomi

 

Baca : Anugerah Presiden Diharap Jatuh Ke Daerah Di Priangan Timur

"Bersama dengan BI Tasikmalaya dan Walikota Banjar, kami ingin menciptakan suatu konsep ketahanan ekonomi bersama di wilayah Priangan Timur, salah satunya dengan bersinergi dalam pemasaran produk unggulan," ucapnya.

Ivan menambahkan pentingnya konsep tersebut sebagai landasan bagaimana pemerintah menciptakan sebuah kerjasama ekonomi bersama di wilayah Priangan Timur. Misalnya dalam memasok komoditas di wilayah Priangan Timur.

Melalui kerjasama antar daerah, maka tiap daerah di priangan Timur dapat saling memasok komoditas sesuai kebutuhan sehingga tidak perlu mendatangkan produk dari luar daerah dan tentunya akan menekan biaya transportasi.

"Tantangannya adalah bagaimana koneksivitas antar wilayah ini harus tetap dijaga. Terlebih akan dibangunnya jalan tol yang akan turut melintasi sebagian besar wilayah Priangan Timur yang menjadi peluang untuk menumbuhkan ekonomi di wilayah Priangan Timur," ujarnya.*

 

Baca pula : Pasar Murah Rakyat Bantu Stabilkan Harga Pangan di Pasar